Bangli, Integritasnews.my.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran rangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Kapolsek Tembuku menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan Tawur Agung Kesanga (Pecaruan) yang digelar di Ruang Camat Tembuku, Jumat (13/3/2026) pukul 09.50 WITA hingga 11.20 WITA.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, S.STP., MA., dan dihadiri Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi, S.A.P., perwakilan Danramil Tembuku melalui Bati Komsos Koramil 1626-03/Tbk Pelda I Wayan Sukirawan Tangkas, Ketua PHDI Kecamatan Tembuku I Komang Mudita, Perbekel Desa Tembuku I Ketut Mudiarsa, serta Prajuru Adat Tembuku Kelod I Komang Sukarma.
Dalam arahannya, Camat Tembuku menyampaikan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Tawur Agung Kesanga yang akan digelar pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 09.00 WITA di Catus Pata Simpang Empat Tembuku.
Selain itu, koordinasi dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun 2026 berdekatan dengan perayaan Idul Fitri, sehingga diperlukan kesiapan bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tembuku.
Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Tembuku hingga saat ini masih kondusif. Namun demikian, seluruh pihak diharapkan tetap waspada dan tidak menganggap remeh potensi gangguan keamanan.
“Polsek Tembuku telah menyiapkan personel pengamanan yang akan diperkuat dengan bantuan personel BKO dari Polres Bangli guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pawai ogoh-ogoh agar berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh tidak menempatkan ogoh-ogoh di badan jalan yang dapat menghambat arus lalu lintas serta segera menertibkannya setelah kegiatan selesai.
Selain itu, masyarakat diharapkan mematuhi kesepakatan yang telah dibuat oleh desa adat, termasuk terkait batas waktu pawai dan batas wilayah desa, serta menghindari konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Lebih lanjut, Kapolsek mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesucian dan kekhidmatan pelaksanaan Nyepi dengan mematuhi prinsip Catur Brata Penyepian, seperti Amati Geni, Amati Karya, dan Amati Lelungan, serta tidak membuat maupun menyebarkan konten yang dapat mencoreng nilai-nilai sakral perayaan Nyepi.
Sementara itu, perwakilan Koramil Tembuku menyatakan kesiapan pihak TNI untuk mendukung pengamanan kegiatan dengan bersinergi bersama Polri, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
Hal senada juga disampaikan Ketua PHDI Kecamatan Tembuku yang menjelaskan bahwa Tawur Agung Kesanga di Simpang Empat Tembuku merupakan kegiatan rutin yang tahun ini diselenggarakan oleh Adat Tembuku Kelod, dengan rangkaian upacara yang akan dipuput oleh Ida Pedanda Selat.
Prajuru Adat Tembuku Kelod serta Perbekel Desa Tembuku juga menyampaikan komitmen masyarakat untuk mendukung penuh kelancaran kegiatan serta telah mengimbau para pemuda agar pelaksanaan pawai ogoh-ogoh dapat berjalan tertib dan selesai lebih awal.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 di wilayah Kecamatan Tembuku.
Selama kegiatan rapat berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Pewarta ifa
