WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN DISDUKCAPIL, JANGAN SAMPAI JADI KORBAN

 


Surabaya, 10 JUNI 2025 Integritasnews.my.id - Maraknya penipuan yang mengatasnamakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini mulai memakan korban di Surabaya. Warga diimbau untuk lebih waspada agar tidak terjerat oleh modus yang kian licin dan menyasar siapa saja yang sedang mengurus dokumen kependudukan.

Pelaku biasanya menyebar pesan melalui WhatsApp atau media sosial, mengaku sebagai petugas Disdukcapil, dan menawarkan jasa "jalur cepat" pembuatan e-KTP, KK, hingga akta kelahiran. Korban diminta mengirimkan data pribadi dan mentransfer sejumlah uang. Setelah itu, pelaku menghilang begitu saja.


Salah satu korban, warga Karang Pilang, mengaku tertipu karena percaya akun yang tampak meyakinkan dan menggunakan logo serta foto petugas berseragam. Modus ini terbukti efektif menipu warga yang tergesa-gesa ingin menyelesaikan urusan dokumen.

Penipuan seperti ini sangat merugikan dan bisa menjebak lebih banyak orang jika tidak diwaspadai. Perlu ditegaskan, layanan kependudukan tidak dipungut biaya dan hanya dilayani melalui jalur resmi: kantor Disdukcapil, website pemerintah, atau layanan publik yang ditunjuk.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan tawaran layanan cepat melalui perorangan, apalagi jika diminta mentransfer uang atau mengirimkan data pribadi. Hindari berbagi KTP, KK, dan foto diri sembarangan karena rawan disalahgunakan untuk kejahatan lain, seperti pinjaman online ilegal.


Redaksi Integritasnews.my.id mengajak seluruh warga Surabaya untuk berbagi informasi ini agar tidak ada lagi yang menjadi korban. Jika menemukan akun mencurigakan atau mengalami upaya penipuan, segera laporkan ke pihak berwenang.

Jaga data pribadi Anda, waspada terhadap penipuan, dan pastikan semua urusan kependudukan dilakukan melalui jalur yang benar.


✍️ Pewarta: Ifa

Integritasnews.my.id