Dunia Dangdut Berduka, Hamdan ATT Tutup Usia di 76 Tahun Setelah Berjuang Melawan Penyakit Ginjal


Www integritasnews my id

Jakarta - Dunia musik dangdut Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Musisi senior Hamdan ATT, penyanyi legendaris yang dikenal luas melalui tembang “Bekas Pacar”, tutup usia pada usia 76 tahun, setelah berjuang panjang melawan penyakit ginjal kronis yang telah lama dideritanya.

Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan langsung menyebar cepat di kalangan musisi serta penggemar dangdut Tanah Air. Hamdan ATT menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 1 Juli 2025, sekitar pukul 12.00 WIB,  di sebuah rumah sakit di Jakarta, setelah beberapa pekan menjalani perawatan intensif.


Ikon Dangdut yang Melekat di Hati Masyarakat

Hamdan ATT adalah nama yang tak asing dalam jagat dangdut Indonesia. Lahir pada tahun 1949, ia mulai meniti karier sejak era 1970-an dan dengan cepat mencuri perhatian publik lewat suara khas dan penghayatan mendalam dalam setiap lagu yang ia bawakan. Lagu “Bekas Pacar” menjadi salah satu karya terkenalnya yang hingga kini masih kerap diputar di berbagai stasiun radio dan acara nostalgia musik.

Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Hamdan juga dihormati sebagai figur yang turut membentuk arah perkembangan dangdut di era keemasannya. Ia dikenal memiliki prinsip kuat dalam bermusik, dan kerap menolak ikut arus komersialisasi yang dianggap mengorbankan nilai musikalitas.


Perjuangan Melawan Sakit yang Tak Ringan

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatan Hamdan ATT memang kerap menurun. Ia dikabarkan menderita gagal ginjal kronis dan harus menjalani cuci darah secara rutin. Meski demikian, semangatnya untuk terus berinteraksi dengan dunia musik tak pernah surut. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ia masih sempat tampil di panggung meski dengan kondisi tubuh yang sudah melemah.

Menurut keterangan keluarga, Hamdan sempat mengalami penurunan kondisi signifikan sejak pertengahan Juni lalu. “Beliau sosok yang sangat kuat. Sampai akhir hayat, beliau masih semangat berbicara tentang musik,” ujar salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.


Duka Mendalam dari Sesama Musisi

Kepergian Hamdan ATT meninggalkan luka mendalam di hati para sahabat dan rekan musisi. Penyanyi dangdut senior Elvy Sukaesih menyampaikan belasungkawa dan mengenang Hamdan sebagai “sosok bersahaja yang tidak pernah berhenti mencintai dangdut, bahkan ketika sakit pun ia masih ingin bernyanyi”.

Tak hanya kalangan artis, para penggemar juga turut menyampaikan rasa kehilangan mereka melalui media sosial. Ucapan duka, potongan video kenangan, hingga lirik-lirik lagu ciptaan Hamdan menjadi bentuk penghormatan terakhir dari mereka yang tumbuh besar bersama karya-karyanya.


Selamat Jalan, Maestro

Jenazah almarhum Hamdan ATT dimakamkan di TPU Kampung Dukuh, Kramat Jati Jakarta Timur. Pada Selasa malam (1 Juli 2025), dalam suasana haru yang dipenuhi oleh keluarga, kerabat dekat, dan sejumlah rekan musisi. Doa-doa mengiringi kepergian salah satu maestro dangdut Indonesia ini menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Kepergian Hamdan ATT bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga sebuah kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia. Ia pergi membawa warisan karya dan nilai yang tak lekang oleh waktu.

Selamat jalan, Hamdan ATT. Suaramu akan terus hidup di hati kami.


🖋️ Pewarta: 

R. PRIHATANTO, S.Si, 

Integritasnews my id

📍 Editor: ifa