WwwIntegritasnews my id
BANGKALAN – Kepolisian Resor Bangkalan menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang mencerminkan penguatan fungsi pelayanan dan penegakan hukum. Melalui konferensi pers akhir tahun yang digelar di halaman Gedung SKCK Mapolres Bangkalan, Senin (29/12/2025), jajaran kepolisian memaparkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang satu tahun terakhir.
Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin langsung penyampaian laporan kinerja tersebut di hadapan insan pers dan publik.
Tren Positif Keselamatan Lalu Lintas
Dalam pemaparan itu, Polres Bangkalan mencatat adanya perbaikan signifikan pada aspek keselamatan berlalu lintas. Sepanjang tahun 2025, jumlah peristiwa kecelakaan tercatat 360 kejadian, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 465 kejadian. Penurunan ini menunjukkan berkurangnya intensitas risiko kecelakaan di wilayah hukum Polres Bangkalan.
Kapolres menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari pendekatan preventif yang dikedepankan oleh jajaran lalu lintas, mulai dari edukasi keselamatan jalan, patroli rutin, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami. Penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan masyarakat,” ungkap AKBP Hendro Sukmono.
Penurunan juga terlihat pada jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Jika pada tahun 2024 tercatat 106 korban jiwa, maka pada tahun 2025 jumlah tersebut berkurang menjadi 85 orang. Sementara itu, korban luka ringan juga mengalami penurunan yang cukup nyata.
Evaluasi pada Luka Berat dan Kerugian Materiil
Meski demikian, Polres Bangkalan tidak menutup mata terhadap sejumlah indikator yang masih memerlukan perhatian serius. Data menunjukkan adanya peningkatan pada korban luka berat serta lonjakan nilai kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas, yang pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
“Ini menjadi bahan evaluasi kami agar langkah pencegahan ke depan semakin tepat sasaran, khususnya pada titik rawan kecelakaan,” tegas Kapolres.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa kecelakaan paling banyak terjadi di ruas jalan arteri, dengan waktu rawan pada rentang pagi hingga sore hari. Pengendara sepeda motor masih mendominasi keterlibatan kecelakaan, dengan mayoritas pelaku berada pada usia produktif dan belum memiliki kelengkapan administrasi berkendara.
Pemberantasan Narkoba Diperkuat
Selain sektor lalu lintas, Polres Bangkalan juga menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba. Sepanjang tahun 2025, Satuan Reserse Narkoba berhasil meningkatkan capaian pengungkapan kasus secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah perkara narkotika yang berhasil diungkap mengalami lonjakan tajam, disertai peningkatan jumlah tersangka dan barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan. Capaian ini mencerminkan intensitas operasi dan keseriusan aparat dalam menekan peredaran narkoba yang mengancam generasi muda.
Menurut Kapolres, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras personel di lapangan serta dukungan informasi dari masyarakat.
Ajakan Partisipasi Publik
Menutup refleksi akhir tahun, AKBP Hendro Sukmono mengajak seluruh elemen masyarakat Bangkalan untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, baik melalui kepatuhan berlalu lintas maupun kepedulian terhadap bahaya narkoba.
“Keamanan dan keselamatan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan peran aktif masyarakat, Bangkalan yang aman dan sehat dapat terus kita wujudkan,” tutupnya.
Polres Bangkalan memastikan akan terus memperkuat strategi preventif, edukatif, dan represif secara berimbang guna meningkatkan kualitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bangkalan pada tahun-tahun mendatang.
Pewarta: Ifa
Media: Integritasnews.my.id
