WwwIntegritasnews my id
Bangli – Kapolres Bangli yang diwakili oleh Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, S.Sos., S.H., M.A.P. menghadiri kegiatan Pembukaan Bulan Bahasa Bali ke VIII Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, pukul 09.30 s.d. 10.30 WITA, bertempat di Balai Banjar Geriya, Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli.
Kegiatan pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”, yang bermakna pemuliaan jiwa melalui pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai warisan luhur budaya Bali.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Bangli yang diwakili oleh Sekda Bangli Drs. I Dewa Agung Riana Putra, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika, S.H., M.H, unsur Forkopimda Kabupaten Bangli, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, para Camat se-Kabupaten Bangli, tokoh adat dan tokoh agama, serta para peserta lomba dan undangan lainnya dengan jumlah keseluruhan kurang lebih 100 orang.
Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di Kabupaten Bangli merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018, yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai perlombaan yang menggunakan Bahasa dan Aksara Bali yang diikuti oleh siswa-siswi SD, SMP, serta SMA/SMK.
Dalam sambutan Bupati Bangli yang dibacakan oleh Sekda Bangli, disampaikan bahwa Bulan Bahasa Bali merupakan wahana strategis untuk menegakkan adat dan budaya Bali di tengah arus globalisasi. Bahasa, aksara, dan sastra Bali merupakan identitas serta karakter masyarakat Bali yang patut dijaga dan dilestarikan bersama. Masyarakat diharapkan tidak hanya menggunakan Bahasa Bali dalam momentum lomba, namun juga dalam kehidupan sehari-hari, serta bangga mengenakan busana adat Bali dan menjaga nilai-nilai budaya Bali. Para peserta lomba diharapkan menjadi teladan dan pelopor dalam mengajegkan budaya Bali.
Kegiatan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba, di antaranya Nyurat Aksara Bali, Nyurat Lontar, lomba Pidato, lomba Membaca Lontar, serta lomba Mesatua Bali, yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 9 hingga 11 Februari 2026.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, dengan pengamanan serta pemantauan dari jajaran Polsek Bangli sebagai bentuk dukungan Polri dalam menjaga kelancaran kegiatan pelestarian budaya daera
(Ifa)
