Integritasnews.my.id
MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama sejumlah komunitas relawan menyiapkan layanan bantuan darurat bagi para pemudik yang melintas di wilayah Karisidenan Madiun, khususnya menuju daerah Ponorogo, Madiun, Pacitan, Magetan hingga Ngawi.
Layanan tersebut berupa tambal ban berbasis online serta bantuan relawan jalanan malam hari yang siap membantu pengendara sepeda motor maupun mobil apabila mengalami kendala di perjalanan.
Program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh, khususnya pada momentum mudik saat bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu program yang diluncurkan oleh Pemkab Madiun adalah layanan motor tambal ban online yang diberi nama “Ngrekso Ban Kempes Ra Perlu Mumet Saiki”.
Program ini menghadirkan enam unit motor tambal ban yang siap dipanggil masyarakat ketika mengalami ban kempes di perjalanan.
“Layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami masalah ban kendaraan di jalan. Dengan adanya layanan tambal ban online, pengendara tidak perlu bingung mencari tukang tambal ban saat berada di jalur perjalanan,” ungkap salah satu relawan yang terlibat dalam program tersebut.
Daftar Kontak Tambal Ban Online Ponorogo
Masyarakat yang membutuhkan bantuan tambal ban dapat menghubungi:
Tri Cahyo – 085725458498
Bejo – 085642413418
Sabarino – 087835461571
Murwanto – 087812712128
Agung – 085326602312
Japi – 085867711759
Seluruh layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan, khususnya bagi para pemudik yang melintasi jalur wilayah Madiun Raya.
Selain layanan tambal ban online, terdapat pula Relawan Jalanan Malam dari komunitas CCDWE yang siap memberikan bantuan gratis tanpa biaya bagi pengendara yang mengalami masalah di perjalanan.
Relawan ini mulai bergerak setiap pukul 21.00 WIB dan melayani wilayah Ngawi, Madiun, Magetan, Ponorogo hingga Pacitan.
Relawan tersebut siap membantu berbagai kendala di jalan seperti:
Ban bocor
Kehabisan bahan bakar (BBM)
Mesin kendaraan bermasalah
Kendala teknis lainnya
Koordinator relawan Giantoro menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bersifat sosial.
“Ini murni gerakan kemanusiaan. Kami para relawan bergerak untuk saling membantu sesama pengguna jalan tanpa pamrih. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Giantoro.
Kontak Relawan Jalanan Malam CCDWE
Bagi pengendara yang membutuhkan bantuan darurat pada malam hari dapat menghubungi:
CP Utama: 081229833209 (GSM/WA)
Relawan yang dapat dihubungi di berbagai titik wilayah Madiun Raya antara lain:
Gunz – 0859-1386-84973 (Alon-alon Madiun)
Agung – 0896-6781-5952 (Alon-alon Ponorogo)
Kriz – 0831-1166-8000 (Prapatan Kartonyono)
Bambang Sasak – 081931198404 (Sleko)
Priyono – 0896-5361-9950 (Gemah Harjo)
Be Jun – 0858-7826-2848 (Mlilir)
Kevin – 085643581506 (Maspati)
Nopek – 0817-4113-304 (Cauban)
Udin – 087880291887 (Monumen Suryo, Ngawi)
Antok Cell – 087839313133 (Mantingan)
Krisna – 0895636586251 (Sawo Jalur Lintas Selatan)
Davit – 08976864268 (Balong)
Noval – 089668927530 (Ngrayun)
Kornek – 0895-3923-87616 (Pacitan Kota)
Pak Agung – 0812-2970-2229 (Ring Road Barat Madiun)
Agus Rohmadi – 0821-3380-4120 (Sambit)
Ari – 0878-4311-0126 (Dinorejo)
Andhika – 0857-5166-5090 (Bangjo Golan)
Nathan – 0882-2116-9001 (Bangjo Jeruk Sing)
Mbah Andy – 0878-3965-7474 (Mlilir)
Wildan – 0895-3665-68588 (Ring Road Ngawi)
Aris Putra Mataram – 0813-2876-6181 (Bangjo Jenes)
Erwin – 0878-2037-9104 (Terminal Pacitan)
Tewon – 0812-2693-2113 (Seloaji)
Bani Tata – 0819-3119-8404 (Kertonegoro)
Para relawan berharap masyarakat yang melakukan perjalanan jauh dapat menyimpan nomor-nomor tersebut sebagai langkah antisipasi apabila mengalami kendala di jalan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati selama berkendara serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas relawan, diharapkan para pemudik yang melintas di wilayah Madiun Raya dapat merasa lebih aman dan terbantu ketika menghadapi situasi darurat di perjalanan.
Sementara itu, Advocate Musrifah S.Sos., SH turut memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah daerah dan para relawan yang menyediakan layanan bantuan bagi masyarakat pengguna jalan.
Menurutnya, keberadaan program sosial seperti tambal ban online dan relawan jalanan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan jauh.
“Langkah ini sangat positif karena membantu masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, khususnya para pemudik yang mungkin mengalami kendala teknis di jalan seperti ban bocor, kendaraan mogok atau kehabisan bahan bakar. Kehadiran relawan yang membantu tanpa pamrih tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Musrifah.
Ia juga berharap gerakan sosial seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat pengguna jalan.
Pewarta: IFA

