Oleh: Ifa – Integritasnews.my.id
Jabar, 31 Maret 2026 – Di tengah derasnya arus informasi yang kian tak terbendung, peran insan media kembali diingatkan untuk tetap berpijak pada nilai kebenaran, tanggung jawab, serta etika jurnalistik yang kuat. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu penasehat di lingkungan media, Alex Jabar, yang menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap karya jurnalistik.
Dalam pernyataannya, Alex menegaskan bahwa media bukan sekadar sarana penyampai informasi, melainkan juga pilar pembentuk opini publik. Oleh karena itu, setiap ucapan, tulisan, maupun tindakan yang dilakukan oleh insan media memiliki dampak luas dan tidak bisa dianggap sepele.
“Sebagai anggota media, kita memegang tanggung jawab besar karena setiap informasi yang kita sampaikan akan dilihat, dibaca, dan didengar oleh masyarakat luas. Maka dari itu, kebenaran harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa dalam praktik jurnalistik, prinsip akurasi dan keberimbangan harus selalu dijunjung tinggi. Informasi yang disampaikan wajib melalui proses verifikasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, penyebaran berita bohong, fitnah, atau informasi yang belum terkonfirmasi tidak hanya mencederai profesi jurnalistik, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik.
Lebih lanjut, Alex juga mengingatkan pentingnya menjaga kewajaran dalam penyampaian berita. Ia menilai, media harus mampu menyajikan informasi secara proporsional tanpa menggiring opini yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Media tidak boleh menjadi alat pemecah belah. Hindari penyampaian informasi yang menyinggung kelompok tertentu atau memicu pertentangan. Justru sebaliknya, media harus menjadi jembatan yang memperkuat persatuan,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa nilai-nilai moral dan agama juga menjadi landasan penting dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dalam ajaran agama, menyampaikan kebenaran adalah sebuah kewajiban, sementara menyebarkan kebohongan merupakan perbuatan yang harus dihindari.
Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota media untuk tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan dalam setiap langkahnya. Integritas, menurut Alex, bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang harus diwujudkan dalam setiap produk jurnalistik.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh insan media untuk terus menjaga kebersamaan dan soliditas dalam menjalankan tugas.
“Salam kebersamaan untuk kita semua. Mari kita jaga marwah media dengan menyampaikan kebenaran dan membangun kepercayaan publik,” tutupnya.
Dengan adanya peringatan ini, diharapkan seluruh anggota media dapat semakin sadar akan peran strategisnya dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran yang berlandaskan etika, profesionalitas, dan nilai-nilai kebaikan.
