Www integritasnews my id , Jakarta, 8 Juni 225 - Di tengah arus zaman yang kian bising dengan kepalsuan, kita hidup dalam realitas yang getir: kejujuran tak lagi menjamin keselamatan. Justru, kejujuran sering kali menjadi celah pertama yang dimanfaatkan untuk melukai.
Mengeluh tentang rasa sakit bukanlah tanda lemah, namun dunia telah berubah—cerita tentang tangan yang sakit bisa menjadi awal dari retaknya kepercayaan. Air mata yang jujur kini disalahartikan sebagai kelemahan yang bisa dimanipulasi. Dan yang paling menyakitkan, rahasia yang seharusnya menjadi perlindungan diri, bisa berubah menjadi jerat yang mengekang kita oleh ketakutan akan pengkhianatan.
Ini adalah era yang membingungkan: penghianat duduk dalam lingkaran kepercayaan, pembohong diberi panggung kebenaran, dan orang-orang yang memilih berkata jujur justru dilabeli pembohong.
Keheningan mungkin menjadi satu-satunya pelindung. Dalam dunia seperti ini, menyembunyikan luka bukan berarti lemah—itu adalah bentuk pertahanan terakhir dari kepercayaan yang nyaris punah.
🖋 Oleh pewarta :
R.PRIHATANTO, SSI
