Keutamaan Dzikir, Doa, dan Amalan Harian: Investasi Pahala yang Tak Terputus


Jakarta, 12 JULI 2025, IntegritasNews.my.id – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang kian cepat, seringkali manusia lalai dari amalan-amalan ringan namun sarat pahala. Dzikir pagi dan petang, sedekah, doa, istighfar, hingga puasa sunnah semua adalah ibadah harian yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Namun ironisnya, justru sering dianggap sepele.

Padahal, Nabi Muhammad ï·º mengajarkan bahwa dzikir pagi dan petang adalah pelindung jiwa dari marabahaya, sedekah dapat memadamkan murka Allah, doa menjadi senjata mukmin, istighfar membuka pintu rezeki dan ampunan, serta puasa sunnah menjadi perisai dari siksa neraka. Amalan-amalan ini ringan dilakukan, namun dampaknya luar biasa, bukan hanya di dunia tapi hingga ke akhirat.

“Orang yang meninggalkan dzikir dan istighfar padahal mampu melakukannya, ibarat seorang yang menolak emas yang diberikan cuma-cuma,” ungkap Ustaz Ahmad Fauzan, pengasuh kajian harian di Masjid Al-Falah, Jakarta.

Lebih dari itu, menyebarkan ajakan kebaikan, meski hanya melalui satu klik di media sosial, bisa menjadi ladang pahala yang terus mengalir. Dalam Islam, dikenal konsep amal jariyah pahala yang tidak terputus meskipun seseorang telah wafat. Menyebar ilmu atau mengingatkan orang lain pada amalan harian adalah bagian dari itu.

Hanya butuh dua detik untuk berbagi, namun ganjarannya bisa abadi.


Mari jadikan dzikir, doa, sedekah, istighfar, dan puasa sebagai rutinitas harian. Dan jangan ragu untuk membagikan seruan kebaikan ini karena mungkin dari satu pesan sederhana, akan lahir ribuan amal yang tak putus.

 “Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.” (HR. Muslim) 


✍️Pewarta:

R. PRIHATANTO, S.Si

Editor: Ifa 

Integritasnews my id