Ngopsan, Tasyakuran, dan Baksos: Ruang Silaturahmi Budaya di Surabaya

 


WwwIntegritasnews.my.id 

Surabaya – Dalam dinamika kehidupan masyarakat urban, ruang kebersamaan kerap lahir dari inisiatif warga untuk menghadirkan suasana hangat, sederhana namun sarat makna. Itulah yang tergambar dari undangan terbuka yang disampaikan Ki Singo Tirto selaku penanggung jawab acara Ngopsan (ngopi santai) sekaligus tasyakuran, yang akan digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB di Jl. Kapas Baru Gg II No 45, Surabaya.

Acara ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum sosial yang dibalut dalam kearifan budaya dan semangat kebersamaan. Sejumlah agenda menarik disiapkan, mulai dari bakti sosial (baksos), atraksi sulap, hingga kidung budaya yang merepresentasikan nilai-nilai luhur warisan leluhur.

"Rahayu rahayu," demikian salam pembuka dalam undangan, menjadi simbol doa keselamatan dan kesejahteraan bagi semua pihak yang hadir. Nuansa kebudayaan Jawa dipadukan dengan semangat kekinian, memberi warna tersendiri dalam perhelatan ini.

Menurut panitia, Ngopsan ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas warga, sekaligus memperkenalkan nilai gotong-royong dalam bingkai budaya lokal. Surabaya, sebagai kota besar dengan ragam identitas masyarakatnya, membutuhkan ruang-ruang kebersamaan semacam ini agar harmoni sosial tetap terjaga.

Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini juga menyentuh sisi kemanusiaan. Melalui baksos, panitia berupaya menebar manfaat bagi masyarakat sekitar. Kehadiran atraksi sulap dan kidung budaya pun diharapkan bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga simbol bahwa seni dan budaya adalah medium perekat yang ampuh untuk membangun harmoni di tengah perbedaan.

Dengan adanya undangan terbuka ini, Ki Singo Tirto menegaskan harapan agar warga, khususnya yang berada di wilayah Surabaya, dapat meluangkan waktu menghadiri acara tersebut. “Kami tidak sekadar mengundang, tetapi ingin menjalin persaudaraan,” ungkapnya dalam pernyataan singkat.

Integritasnews mencatat bahwa kegiatan semacam ini memberi pelajaran penting: dalam kesederhanaan, terdapat kekuatan besar yang mampu mengikat persaudaraan lintas batas. Surabaya patut berbangga, karena masih ada warga yang peduli menjaga tradisi silaturahmi dan gotong-royong.

Rahayu rahayu. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


✍️Pewarta : Ifa | 

Editor: Integritasnews.my.id