Sekolah Satu-Satunya di Desa Paya Baro Terancam Ditutup, Anak-Anak Menggantung Nasib

 


📌 Integritasnews.my.id   Minggu, 28 September 2025

Aceh Barat, Integritasnews.my.id – Rasa was-was kini meliputi masyarakat Desa Paya Baro, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Satu-satunya sekolah dasar negeri di desa tersebut, yakni SD Negeri Paya Baro, dikabarkan terancam ditutup.

Bagi warga, kabar itu bagaikan petir di siang bolong. Pasalnya, sekolah ini menjadi harapan terakhir anak-anak desa untuk bisa mengenyam pendidikan. Jika benar-benar ditutup, masyarakat bertanya dengan getir: “Mau sekolah di mana lagi anak-anak kami?”


Jarak Jauh, Transportasi Tak Ada

Alternatif sekolah lain berada jauh dari desa. Kondisi jalan yang sulit ditambah tidak adanya angkutan umum membuat anak-anak Paya Baro hampir mustahil bisa bersekolah di tempat lain.

“Jangankan menyekolahkan anak ke desa lain, motor saja banyak orang tua yang tidak punya. Angkot pun tidak ada. Bagaimana anak-anak kami bisa sekolah?” keluh salah seorang wali murid.

Situasi ini jelas mengancam hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan sebagaimana dijamin dalam Pasal 31 UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Ancaman Putus Sekolah Massal

Penutupan SD Negeri Paya Baro diperkirakan akan memicu gelombang putus sekolah. Generasi penerus bangsa yang seharusnya dibina justru berpotensi kehilangan masa depan.

“Pendidikan adalah hak anak bangsa. Pemerintah jangan hanya melihat angka di atas kertas. Lihatlah kenyataan di desa kami. Kami tidak ingin anak-anak kami buta huruf hanya karena sekolah ditutup,” ujar warga lainnya dengan nada getir.


Desakan Warga: Pemerintah Harus Turun Tangan

Masyarakat Paya Baro mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, khususnya Dinas Pendidikan, untuk segera turun tangan. Bagi mereka, SD Negeri Paya Baro bukan hanya sekadar bangunan, tetapi simbol harapan generasi muda.

“Kalau sekolah ini ditutup, hilang pula masa depan anak-anak kami. Kami mohon pemerintah jangan tutup mata. Dengarkan suara rakyat kecil,” pinta warga dengan penuh harap.


Hak Pendidikan Tak Boleh Dikesampingkan

Persoalan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan pendidikan di pelosok masih menghadapi tantangan berat. Jika pemerintah tidak segera memberi solusi, maka cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana termaktub dalam konstitusi hanya akan jadi slogan.

Masyarakat Paya Baro menunggu langkah nyata dari Bupati Aceh Barat dan Dinas Pendidikan agar memastikan SD Negeri Paya Baro tetap beroperasi, demi menjamin hak pendidikan anak-anak desa.


🎥 Berikut tayangan terkait dari KompasTV (sumber: kanal YouTube resmi KompasTV):

👉 [Link Video KompasTV]

Integritasnews.my.id – Pewarta: Ifa