Babinsa 0817/17 Sangkapura Perkuat Pendampingan Hanpangan di Desa Bululajang Dukung Percepatan Tanam dan Optimalkan Produktivitas Petani

 


WwwIntegritasnews my id

Gresik — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh jajaran TNI AD di wilayah, termasuk Koramil 0817/17 Sangkapura. Pada Minggu (16/11/2025) Babinsa Kopda Sigit turun langsung ke lahan persawahan Desa Bululajang, Kecamatan Sangkapura, untuk melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan bersama para petani dalam rangka percepatan tanam.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di hamparan sawah yang tengah memasuki masa perawatan tanaman padi. Dengan mengenakan seragam dinas lapangan, Kopda Sigit berjalan menyusuri petakan sawah yang tergenang, ikut membantu petani melakukan penyemprotan hama dan pengecekan kondisi tanaman. Tidak hanya memberi dukungan tenaga, Babinsa juga memberikan sejumlah arahan terkait teknik pemeliharaan tanaman agar pertumbuhan padi tetap optimal.


Menurut Kopda Sigit, pendampingan semacam ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa. “Babinsa harus selalu berada bersama masyarakat, terutama para petani yang menjadi ujung tombak pertanian. Dengan proses tanam yang tepat dan pemeliharaan yang baik, kita berharap target peningkatan hasil panen dapat tercapai,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan, terutama menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Babinsa sebagai aparat teritorial akan terus berupaya memastikan bahwa para petani mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, mulai dari teknis pertanian hingga pendampingan intensif di lapangan.


Harsono salah satu petani Desa Bululajang menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selama ini rutin mendampingi kegiatan pertanian. Kehadiran Babinsa di sawah dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat, sekaligus mempercepat proses kerja di lapangan. “Kami merasa sangat terbantu. Pendampingan seperti ini membuat kami lebih yakin dalam menjaga pertumbuhan tanaman,”ungkapnya.


Kegiatan pendampingan Hanpangan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya di wilayah Kepulauan Bawean. Dengan potensi pertanian yang cukup besar, Desa Bululajang diharapkan mampu menjadi salah satu lumbung pangan di wilayah Sangkapura.

Melalui sinergi yang kuat antara Babinsa dan petani, diharapkan peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen dapat tercapai secara berkelanjutan demi tercapainya kesejahteraan dan kemandirian pangan di desa binaan.(Pen0817).

(Ifa)