Modus “Adik Angkat” Diduga Jadi Kedok Perselingkuhan di Baturaja: Fenomena Sosial yang Bikin Geleng Kepala

 


Baturaja, Ogan Komering Ulu — Integritasnews.my.id: Reporter Sutasin SH

Fenomena sosial yang memprihatinkan kembali mencuat di Baturaja, Ogan Komering Ulu. Publik dibuat geram dengan maraknya praktik penyamaran hubungan gelap memakai istilah “adik angkat” sebagai kedok. Di balik label manis itu, terselip dugaan perselingkuhan, bahkan hingga melibatkan lebih dari satu orang.

Di kota kecil yang masyarakatnya masih menjunjung tinggi norma, etika, dan martabat keluarga, muncul kisah ironi: seseorang yang mengaku memiliki “adik angkat”, ternyata diketahui menjalin kedekatan berlebihan yang tak lagi wajar. Tak tanggung-tanggung, bukan satu, tetapi diduga tiga orang sekaligus terlibat dalam lingkar modus tersebut.


Modus Lama, Kenyataan Baru: “Adik Angkat” Jadi Topeng Perselingkuhan?

Di era teknologi dan keterbukaan sosial, berbagai modus hubungan terlarang muncul dengan kreatif. Salah satu yang paling sering terdengar adalah penyamaran hubungan intim dengan menyebutnya sebagai “adik angkat”, “adik kesayangan”, atau “adik binaan”.

Namun di balik istilah itu, publik kerap menemukan kenyataan yang jauh berbeda.

Sejumlah warga Baturaja mengaku fenomena seperti ini mulai mengganggu ketertiban sosial. Tidak hanya memicu keretakan rumah tangga, tetapi juga mencoreng nilai budaya lokal yang dikenal menjunjung kehormatan diri dan keluarga.

 “Dari luar kelihatannya harmonis, tapi di dalam banyak yang pakai alasan ‘adik angkat’. Padahal ya perselingkuhan terselubung,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Tiga Orang Sekaligus: “Zaman Sudah Edan”

Dalam kasus yang menjadi bahan perbincangan hangat, oknum tersebut diduga menjalani relasi kedekatan dengan tiga orang berbeda, semuanya disebut sebagai adik angkat. Kondisi ini membuat publik geleng kepala dan menganggap fenomena ini sebagai gambaran buruk moralitas masa kini.

Masyarakat menyampaikan keprihatinan bahwa praktik semacam ini dapat menghancurkan kepercayaan antar pasangan, menodai nama baik keluarga, dan menggerus nilai sosial yang selama ini dijaga.


Peringatan Moral untuk Generasi Kini

Fenomena ini diharapkan menjadi pengingat bagi siapapun agar tidak mudah mempermainkan ikatan keluarga palsu demi menutupi perilaku tidak terpuji. Istilah adik angkat seharusnya bermakna hubungan sosial bernilai baik, bukan kedok hubungan gelap yang menyakitkan banyak pihak.

Integritas sosial sangat penting dijaga. Tidak ada alasan membenarkan penyimpangan moral yang berlindung di balik istilah-istilah penuh manipulasi.


Integritasnews.my.id Menyerukan Kesadaran Sosial

Sebagai media yang mengusung prinsip Tepat, Lugas, Konsisten, Integritasnews.my.id menekankan pentingnya menjaga nilai moral, kejujuran, dan tanggung jawab dalam hubungan sosial apa pun.

Publik Baturaja mengharapkan agar fenomena ini menjadi pelajaran bersama dan tidak kembali terulang.

“Jangan permainkan istilah keluarga untuk menutupi nafsu pribadi,” ujar warga lain dengan nada kecewa.

Pada akhirnya, masyarakat berharap setiap orang mampu menempatkan diri, menjaga marwah keluarga, dan tidak merusak kepercayaan yang menjadi pondasi hubungan sosial.