WwwIntegritasnews my id
Bangli – Menyambut kesucian Hari Raya Kuningan, jajaran Polres Bangli meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di berbagai lokasi strategis. Peningkatan mobilitas masyarakat serta melonjaknya kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, menjadi perhatian utama untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Mengantisipasi potensi kerawanan, personel Polres Bangli diterjunkan secara proporsional untuk menjaga objek vital keagamaan dan pariwisata. Pura Batur sebagai pusat kegiatan keagamaan, serta kawasan wisata Kintamani, Penelokan, Penglipuran, hingga pusat kota Bangli, menjadi fokus pengamanan. Patroli rutin, penjagaan terbuka dan tertutup, hingga pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.
Kapolres Bangli AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., melalui jajarannya menegaskan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman selama perayaan. “Kami memastikan masyarakat yang merayakan Hari Raya Kuningan maupun wisatawan yang berlibur dapat merasa aman dan nyaman. Peningkatan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,” ujar salah satu pejabat Polres Bangli.
Selain pengamanan di objek wisata, pemantauan arus lalu lintas juga menjadi prioritas. Personel Sat Lantas disiagakan di titik-titik rawan kemacetan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat menuju tempat ibadah maupun destinasi wisata. Sementara itu, Unit Patroli Sat Samapta, Polsek jajaran, serta personel Intelkam melakukan deteksi dini dan patroli dialogis untuk mencegah gangguan keamanan seperti pencurian, copet, hingga aksi premanisme.
Polres Bangli turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menjaga barang bawaan, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Wisatawan diminta untuk mengikuti rambu-rambu di kawasan wisata dan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan pengamanan yang ditingkatkan ini, Polres Bangli berharap rangkaian Hari Raya Kuningan di Kabupaten Bangli dapat berlangsung penuh kedamaian, sukacita, dan tetap menjunjung nilai keharmonisan dalam tradisi umat Hindu.
(ifa)
