Istighosah PAC Pemuda Pancasila Tenggilis Mejoyo: Perkuat Iman, Kebersamaan, dan Harmoni Warga

 


Oleh: Ifa — Integritasnews.my.id

Surabaya, 4 Desember 2025

Integritasnews.my.id | Surabaya —

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Tenggilis Mejoyo kembali menunjukkan eksistensi positifnya di tengah masyarakat. Melalui kegiatan Istighosah yang diselenggarakan pada Jumat malam, 4 Desember 2025 pukul 23.00–00.30 WIB, para kader bersama warga berkumpul dalam suasana religius di kompleks Makam Mbak Panjang, Gg Besar, Panjang Jiwo, Surabaya, sebagai bentuk ikhtiar batin memperkuat keimanan dan memohon keberkahan Allah SWT.

Giat keagamaan ini dihadiri lebih dari 20 kader PAC Pemuda Pancasila Tenggilis Mejoyo bersama masyarakat sekitar. Acara berlangsung khusyuk di bawah arahan H. Mudin Sunyoto, serta Ketua PAC Tenggilis Mejoyo, Rachmad Budiono yang hadir bersama para kepala bidang dan jajaran kader.

Dalam sambutannya, Rachmad Budiono—yang akrab disapa Dodot—menyampaikan bahwa kegiatan istighosah bukan hanya ritual doa, namun juga ruang memperkokoh persaudaraan antar kader serta membangun kedekatan dengan warga.

 “Istighosah adalah sarana kita mendekatkan diri kepada Allah. Dari sini kita belajar rendah hati, berserah, dan memohon pertolongan-Nya. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi rutinitas yang menumbuhkan spiritualitas, mempererat hubungan Pemuda Pancasila dengan masyarakat, serta membawa keberkahan untuk Tenggilis Mejoyo,” ujarnya.



Makna Istighosah, Jalan Menguatkan Hati dan Doa

Istighosah secara bahasa berasal dari kata thalab al-ghauts (Ø·َÙ„َبُ الغَÙˆْØ«ِ) yang berarti meminta pertolongan. Dalam tradisi Islam, istighosah menjadi wadah menenangkan hati, memohon perlindungan, serta membentangkan doa agar setiap hajat dipermudah oleh Allah SWT.

Melalui lantunan zikir dan doa bersama malam itu, para kader dan warga tenggelam dalam suasana teduh, memohon keberkahan atas kehidupan, organisasi, dan wilayah tempat mereka mengabdi. Beberapa warga mengakui kegiatan tersebut memberi ketenangan batin dan rasa kebersamaan yang kuat.



Aman, Teratur, dan Penuh Keakraban

Laporan panitia menyebutkan bahwa kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Dialog kecil antara warga dan kader mencerminkan kedewasaan organisasi dalam membangun hubungan sosial di lingkungan mereka.

Sekretaris PAC Tenggilis Mejoyo, Thimotius Andrianto, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi PAC dalam membangun moral dan spiritual masyarakat.

 “Alhamdulillah acara berjalan lancar. Para kader bersinergi dengan warga, tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban. Kami ingin Pemuda Pancasila tumbuh sebagai elemen sosial yang membawa manfaat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pemuda Pancasila bukan hanya identik dengan barisan perjuangan fisik, tetapi juga mampu hadir dalam ruang religius, sosial, dan kemasyarakatan dengan pendekatan santun serta humanis.


Di akhir acara, lantunan pekikan semangat menggema:

“PANCASILA!”

“PANCASILA!”

“PANCASILA!”

“MERDEKA!”

Sorak kompak itu menutup malam dengan penuh harapan agar persaudaraan semakin kuat dan perjuangan kebaikan terus berlanjut.

Pemuda Pancasila Tenggilis Mejoyo — tetap solid, religius, dan berdaya untuk masyarakat.