WwwIntegritasnews.my.id
Jawa Barat —
Integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi moral yang menentukan arah, kualitas, dan martabat sebuah media. Prinsip inilah yang kembali ditegaskan oleh Penasehat Media Integritasnews.my.id, Ali Kurnia, dalam pesan nasihat dan refleksi mendalam kepada seluruh jajaran redaksi, pewarta, serta kontributor Media Integritasnews di wilayah Jawa Barat dan nasional.
Di tengah derasnya arus informasi serta meningkatnya tantangan profesionalisme pers, Ali Kurnia menekankan bahwa Media Integritasnews harus berdiri kokoh dengan menjadikan tiga nilai inti integritas sebagai napas utama kerja jurnalistik, yakni Jujur, Bertanggung Jawab, dan Disiplin. Ketiga nilai tersebut melengkapi nilai integritas lainnya seperti mandiri, kerja keras (etos kerja), serta adil dalam bersikap.
“Media yang kuat bukan hanya dinilai dari banyaknya berita yang tayang, tetapi dari kejujuran sikap, tanggung jawab atas karya jurnalistik, serta kedisiplinan dalam menaati aturan. Tanpa itu semua, kepercayaan publik akan runtuh,” tegas Ali Kurnia.
Jujur: Pilar Utama Kepercayaan Publik
Nilai jujur disebut sebagai pilar utama yang tidak dapat ditawar dalam dunia jurnalistik. Jujur berarti lurus hati, tidak curang, tidak memelintir fakta, serta tidak berbohong demi kepentingan apa pun. Kejujuran juga menuntut konsistensi antara ucapan dan perbuatan.
Dalam praktik jurnalistik, kejujuran tercermin dari keberanian menyajikan fakta secara utuh dan berimbang, menjaga akurasi data, serta menolak segala bentuk rekayasa informasi yang berpotensi menyesatkan publik.
Bertanggung Jawab: Menjaga Amanah Profesi
Nilai inti berikutnya adalah bertanggung jawab, yakni melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh kesadaran moral dan profesional. Ali Kurnia mengingatkan bahwa setiap berita yang ditulis memiliki dampak sosial, hukum, dan psikologis bagi masyarakat.
“Seorang pewarta bukan hanya penulis, melainkan pemikul amanah publik. Setiap kalimat yang disusun harus bisa dipertanggungjawabkan, baik secara etika jurnalistik, hukum, maupun hati nurani,” ujarnya.
Tanggung jawab juga berarti berani mengakui kekeliruan, siap melakukan koreksi, serta tidak menghindar dari konsekuensi atas karya jurnalistik yang diterbitkan.
Disiplin: Cermin Profesionalisme Media
Sementara itu, disiplin dimaknai sebagai ketaatan terhadap aturan redaksi, kode etik jurnalistik, serta prosedur kerja yang telah disepakati bersama. Disiplin mencakup ketepatan waktu, kepatuhan terhadap mekanisme editorial, serta konsistensi gaya dan standar penulisan berita.
Ali Kurnia menegaskan bahwa disiplin bukan bentuk pembatasan, melainkan penjaga marwah dan profesionalisme media.
“Tanpa disiplin, profesionalisme hanya menjadi jargon. Media yang berintegritas adalah media yang tertib, taat aturan, dan konsisten dalam prinsip,” katanya.
Integritas sebagai Jalan Kehormatan
Menutup nasihatnya, Ali Kurnia mengajak seluruh anggota Media Integritasnews.my.id, khususnya di Jawa Barat, untuk menjadikan nilai-nilai integritas tersebut sebagai pedoman hidup dan budaya kerja, bukan sekadar slogan atau hafalan.
“Jika kejujuran menjadi kebiasaan, tanggung jawab menjadi karakter, dan disiplin menjadi budaya, maka Integritasnews akan tumbuh sebagai media yang dipercaya, dihormati, dan bermartabat. Inilah jalan kehormatan kita bersama,” pungkasnya.
Sebagai media yang mengusung slogan “Tepat, Lugas, Konsisten”, Integritasnews.my.id menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, independensi, dan profesionalisme dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan publik.
Pewarta: Redaksi Integritasnews.my.id
