Dunia Pendidikan Islam Berduka, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi Wafat



Integritasnews.my.id | Nasional

Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan dan dakwah Islam Indonesia. Salah satu tokoh sentral yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk pengabdian ilmu, keteladanan moral, dan pembinaan generasi umat, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., telah berpulang ke rahmatullah.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tersebut wafat pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertepatan dengan 14 Rajab 1447 Hijriah, pukul 12.14 WIB, di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Gontor, tetapi juga bagi umat Islam dan dunia pendidikan nasional.

Sebagai ulama, pendidik, dan pemimpin pesantren modern yang disegani, almarhum dikenal luas sebagai sosok yang konsisten menjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan dalam satu tarikan nafas perjuangan. Gagasan, keteladanan, serta dedikasi beliau telah melahirkan ribuan kader intelektual Muslim yang kini mengabdi di berbagai bidang strategis, baik di dalam maupun luar negeri.

Integritasnews.my.id memandang kepergian Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi sebagai kehilangan besar bagi bangsa. Beliau bukan sekadar pemimpin lembaga pendidikan, tetapi juga penjaga marwah pesantren sebagai pusat pembentukan karakter, akhlak, dan pemikiran Islam yang moderat, berwawasan luas, serta berorientasi pada kemajuan umat.

Dalam kepemimpinannya, Pondok Modern Darussalam Gontor terus tumbuh sebagai institusi pendidikan Islam yang berwibawa, mandiri, dan konsisten menjaga prinsip keikhlasan, kesederhanaan, serta kemandirian—nilai-nilai yang menjadi fondasi kuat dalam perjalanan panjang pesantren tersebut.

Atas nama redaksi, manajemen, dan seluruh keluarga besar Integritasnews.my.id, kami menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di sisi terbaik-Nya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan dan civitas Pondok Modern Darussalam Gontor, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Warisan ilmu, nilai, dan keteladanan almarhum akan terus hidup dan menjadi cahaya bagi generasi penerus.


Selamat jalan guru bangsa. Jejak pengabdianmu akan selalu tercatat dalam sejarah pendidikan Islam Indonesia.

(Ifa)