Www.integritasnews.my.id
Towuti – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Bank Sampah Towuti menggelar kegiatan bertajuk “Tukar Sampah Jadi Sembako” yang dilaksanakan di Pasar Ramadhan Towuti (Teras Gedung Bantaea Towuti).20/02/2026
Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk menukarkan sampah non-organik dan minyak jelantah dengan kebutuhan pokok (sembako). Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah, sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat lokal.
Adapun kategori sampah yang dapat ditukarkan meliputi kertas (buku tulis/cetak/kardus), botol kaleng (seperti kaleng minuman), botol plastik, serta minyak jelantah. Sampah yang disetor wajib dalam keadaan bersih, kering, dan telah dipilah sesuai jenisnya.
Berikut rincian penukaran yang berlaku selama kegiatan:
500 ml minyak jelantah ditukar dengan 800 ml minyak goreng
1 kg botol kaleng ditukar dengan 1 kg tepung terigu
2 kg botol kaleng ditukar dengan 800 ml minyak goreng atau 1 kg gula pasir
5 kg kertas/botol plastik ditukar dengan 1 pcs margarin 200 gram
10 kg kertas/botol plastik ditukar dengan 1 kg tepung terigu
15 kg kertas/botol plastik ditukar dengan 800 ml minyak goreng
20 kg kertas/botol plastik ditukar dengan 1 kg gula pasir
Minyak jelantah yang disetorkan wajib disaring dari sisa penggorengan dan disimpan dalam wadah tertutup. Sementara itu, sampah kertas dapat berupa buku tulis bekas, buku cetak, maupun kardus, dan kaleng dapat berupa kaleng minuman sejenis.
Bahwa masyarakat yang belum terdaftar sebagai nasabah Bank Sampah diwajibkan mendaftar (gratis) sebelum melakukan penukaran. Bagi yang telah memiliki buku tabungan bank sampah, diimbau untuk membawanya saat proses penukaran berlangsung. Setiap penukaran berlaku kelipatan dan menyesuaikan dengan ketersediaan sembako ucap Nahda selaku Pendamping Ekonomi Sirkular.
Kegiatan ini turut didukung oleh PT Vale Indonesia sebagai bagian dari kolaborasi dalam mendukung pengelolaan sampah dan kepedulian lingkungan di wilayah Towuti.
Melalui program ini, Bank Sampah Towuti berharap partisipasi aktif masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah, meningkatkan nilai ekonomi sampah, serta memperkuat budaya peduli lingkungan di momen HPSN 2026.

