Sholawat Asyghil Menggema, Seruan Dukungan untuk Iran Menguat di Tengah Konflik Global


Oleh: Ifa – Integritasnews.my.id

Jawa Barat, 31 Maret 2026 – Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, gelombang dukungan terhadap Iran mulai mengemuka dari berbagai kalangan, termasuk dari Indonesia. Salah satu suara datang dari aktivis dan pengamat sosial, Saiful Huda Ems, yang menyerukan pembacaan Sholawat Asyghil sebagai bentuk dukungan spiritual terhadap Iran.

Dalam pernyataannya, Saiful Huda Ems menilai bahwa banyak persepsi dunia terhadap Iran tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

“Iran itu jauh lebih demokratis dari yang selama ini dipropagandakan. Banyak perempuan tidak berjilbab di ruang publik dan tidak ditindak seperti yang sering diberitakan media Barat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehidupan antarumat beragama di Iran berlangsung harmonis dan saling menghormati.

“Non-Muslim di Iran sangat dihormati. Bahkan pemimpin tertinggi seperti Ali Khamenei dikenal sering menjalin silaturahmi dengan warga lintas agama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Saiful menyoroti apa yang ia sebut sebagai perang opini global yang kerap merugikan Iran.

“Selama ini Iran jadi korban framing media Barat yang pro Amerika Serikat dan Israel. Banyak informasi yang tidak utuh bahkan cenderung menyesatkan,” tegasnya.

Ia juga mengklaim adanya gelombang protes di Amerika Serikat terkait konflik tersebut.

“Jutaan rakyat Amerika mulai sadar dan turun ke jalan mengutuk kebijakan perang yang didorong oleh tokoh seperti Donald Trump dan Benjamin Netanyahu,” ungkapnya.

Namun demikian, sejumlah pengamat internasional mengingatkan bahwa klaim tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut melalui sumber independen.

Di sisi lain, Saiful menilai ketangguhan Iran tidak lepas dari sistem ketatanegaraan yang dimilikinya.

“Iran sudah puluhan tahun diembargo, diteror, bahkan pemimpinnya sering jadi target. Tapi tetap berdiri kuat. Ini bukti sistem mereka kokoh,” katanya.

Ia pun menutup seruannya dengan ajakan spiritual.

“Mari kita bacakan Sholawat Asyghil untuk kemenangan Iran dan para pejuangnya dalam menghadapi tekanan global,” serunya.

Sementara itu, dinamika geopolitik di kawasan terus berkembang. Sejumlah pihak seperti Hamas dan Houthi disebut telah menyatakan dukungan terhadap Iran. Negara-negara seperti Irak dan Lebanon juga menjadi bagian dari pusaran konflik yang semakin meluas.

Pernyataan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, yang dikaitkan dengan kesiapan mendukung Iran, turut menambah kompleksitas situasi, meski posisi resmi masing-masing negara masih terus berkembang secara diplomatik.

Integritasnews.my.id mengingatkan pentingnya masyarakat untuk tetap kritis dalam menyaring informasi, terutama di tengah derasnya arus propaganda dan disinformasi global.

(Ifa – Integritasnews.my.id | Tepat, Lugas, Konsisten)