IKATAN CINTA PENYAMBUNG SILATURAHMI Putra Bapa Dedi Oboy Resmi Mempersunting Keluarga Almarhum Bapa Ateng


WwwIntegritasnews my id

RANCAEKEK – Suasana haru, bahagia, dan penuh doa menyelimuti resepsi pernikahan putra dari Bapa Dedi Oboy sekeluarga dengan keluarga besar Almarhum Bapa Ateng yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026, di wilayah Cintamulya, Jatinangor. Momen sakral tersebut bukan hanya menjadi penyatuan dua insan dalam ikatan suci pernikahan, namun juga menjadi penguat tali silaturahmi antara dua keluarga besar yang telah lama memiliki hubungan baik dan penuh penghormatan.

Resepsi yang berlangsung khidmat itu dihadiri kerabat, sahabat, tokoh masyarakat, hingga para tamu undangan yang datang memberikan doa restu bagi kedua mempelai. Kehangatan suasana begitu terasa sejak awal acara, dipenuhi nuansa kekeluargaan dan penghormatan mendalam kepada Almarhum Bapa Ateng yang namanya terus dikenang dengan penuh cinta.

Dalam sambutannya, Bapa Dedi Oboy menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pernikahan tersebut. Ia menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua hati, tetapi juga mempererat hubungan antarkeluarga yang selama ini telah terjalin erat.

“Pernikahan ini menjadi amanah besar bagi kedua mempelai untuk menjaga kehormatan keluarga, memperkuat kasih sayang, serta meneruskan hubungan baik yang telah dibangun oleh para orang tua terdahulu,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.

Kehadiran nama Almarhum Bapa Ateng dalam acara tersebut menjadi simbol bahwa cinta, persaudaraan, dan nilai kekeluargaan tidak pernah terputus oleh waktu maupun kepergian. Keluarga besar meyakini bahwa doa-doa terbaik akan selalu mengalir untuk almarhum, sekaligus menjadi keberkahan bagi kehidupan rumah tangga kedua mempelai.

Prosesi resepsi berlangsung penuh kekhidmatan dengan balutan suasana hangat dan kekeluargaan. Para tamu yang hadir turut memberikan doa agar pasangan pengantin diberikan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta dipenuhi keberkahan dunia dan akhirat.

Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa pernikahan memiliki makna lebih luas daripada seremoni semata. Di dalamnya terdapat nilai persatuan, penghormatan kepada orang tua, serta warisan silaturahmi yang terus hidup lintas generasi.

“Menyambung kasih, merajut kenangan, mendoakan yang tiada, dan membahagiakan yang ada,” menjadi pesan mendalam yang menggambarkan makna besar dari pernikahan dua keluarga tersebut.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah keluarga besar serta para tamu undangan, menandai awal perjalanan baru kedua mempelai dalam membangun rumah tangga yang harmonis, penuh cinta, dan keberkahan.

ALEX