Jalan Citanggulun Lumpuh Diterjang Banjir, Aktivitas Warga Jatinangor Tersendat


SUMEDANG | Integritasnews.my.id — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (22/5/2026), memicu banjir yang merendam Jalan Citanggulun, Desa Cinta Mulya. Genangan air dengan ketinggian diperkirakan mencapai 30 hingga 70 sentimeter menutup seluruh badan jalan dan mengakibatkan akses lalu lintas lumpuh total.

Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Sejumlah pengendara terlihat terpaksa menghentikan perjalanan, sementara sebagian lainnya memilih memutar arah untuk mencari jalur alternatif yang dinilai lebih aman.

Tak hanya berdampak pada akses transportasi, banjir juga mulai merambah kawasan permukiman warga yang berada di sekitar jalan utama. Air keruh dilaporkan masuk ke halaman hingga area rumah warga setelah saluran drainase tak mampu menampung tingginya debit air hujan yang terus meningkat dalam waktu singkat.


Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap persoalan sistem drainase dan penanganan aliran air di sejumlah titik rawan banjir di kawasan Jatinangor. Warga menilai, setiap hujan dengan intensitas tinggi, genangan air kerap muncul dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Di tengah situasi tersebut, tim SQN bersama warga setempat mulai turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, membantu evakuasi, serta mendata dampak kerusakan yang mungkin ditimbulkan akibat banjir.

Pewarta Alex mengatakan kondisi di lapangan menunjukkan air meningkat cukup cepat hingga menutup akses jalan utama.


"Saat hujan deras berlangsung, debit air meningkat cukup cepat hingga menutup seluruh badan Jalan Citanggulun. Kendaraan tidak dapat melintas dan aktivitas masyarakat ikut terganggu. Warga di sekitar lokasi juga mulai terdampak genangan yang masuk ke area permukiman. Saat ini warga bersama tim terkait terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di lapangan," ujar Alex kepada Integritasnews.my.id.

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di kawasan rendah atau dekat aliran air. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, masyarakat diminta mengutamakan keselamatan dan menggunakan jalur alternatif hingga kondisi kembali normal.

Pewarta: Alex

Media: Integritasnews.my.id