KADES TAK GENTAR! SUARAKAN ASPIRASI RAKYAT, DESAK PUPR SEGERA BERTINDAK ATASI KRISIS JEMBATAN DI WANGUNJAYA


GARUT – integritasnews.my.id

Kepala Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menunjukkan sikap tegas dan keberpihakan nyata kepada masyarakat. Di tengah kondisi jembatan yang kian memprihatinkan dan mengancam aktivitas warga, sang kepala desa memilih untuk tidak berdiam diri. Ia tampil di garis depan, menyuarakan kegelisahan warganya sekaligus mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret.

Jembatan yang menjadi akses utama warga kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Infrastruktur tersebut bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat Desa Wangunjaya. Setiap hari, jembatan ini dilalui pelajar menuju sekolah, petani mengangkut hasil bumi, hingga warga yang menjalankan aktivitas ekonomi ke pasar.

Kondisi yang rusak dan terkesan terbengkalai membuat mobilitas warga terganggu. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga berimbas langsung pada perekonomian masyarakat. Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin roda kehidupan warga akan lumpuh.

Dalam sikap yang penuh ketegasan, Kepala Desa Wangunjaya menyampaikan tuntutan terbuka kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar tidak lagi menunda penanganan masalah tersebut.

“Kami meminta Dinas PUPR segera turun langsung ke lokasi. Lihat sendiri kondisi riil di lapangan. Jangan hanya menunggu laporan di atas meja. Warga butuh kepastian, butuh tindakan nyata,” tegasnya.

Ia juga mendesak agar perbaikan jembatan segera dimasukkan dalam program prioritas, lengkap dengan alokasi anggaran yang jelas dan terukur. Menurutnya, keterlambatan penanganan hanya akan memperpanjang penderitaan masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.

Dalam pernyataannya yang penuh komitmen, Kepala Desa Wangunjaya menegaskan bahwa dirinya tidak akan berhenti memperjuangkan kepentingan warganya.

“Saya tidak akan berhenti berjuang sampai masalah ini selesai. Tugas saya adalah melayani dan membela masyarakat. Ini bukan sekadar infrastruktur, ini tentang kehidupan warga,” ujarnya dengan nada penuh keteguhan.

Langkah berani kepala desa ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi keberaniannya dalam menyuarakan aspirasi publik secara terbuka. Mereka berharap suara tersebut tidak hanya didengar, tetapi juga direspons dengan tindakan nyata oleh pihak terkait.

Kini, harapan besar tertuju kepada Dinas PUPR agar segera menunjukkan kepedulian dan tanggung jawabnya. Masyarakat Wangunjaya menunggu langkah cepat, bukan janji yang berlarut-larut. Mereka ingin melihat perubahan, bukan sekadar wacana.

Momentum ini menjadi ujian nyata bagi pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Ketika pemimpin di tingkat desa sudah berdiri lantang membela rakyatnya, maka sudah seharusnya instansi terkait hadir dengan solusi, bukan alasan.

(Pewarta: Alex)