Optimalkan Pembangunan Daerah, Pangdam V/Brawijaya Tinjau Jembatan Perintis Garuda dan KDKMP Blitar

 


BLITAR ,Integritasnews my id — Pangdam V/Brawijaya, Rudy Saladin, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke wilayah Kodim 0808/Blitar, Selasa (5/5/2026). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan infrastruktur vital serta penguatan kesejahteraan masyarakat melalui program terintegrasi lintas sektor bersama pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pejabat utama Kodam V/Brawijaya, mulai dari Kapoksahli Pangdam, para Asisten Kasdam, Danrem 083/BJ, hingga para Komandan Satuan di wilayah. Kehadiran mereka bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Blitar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0808/Blitar dan Pemerintah Kabupaten Blitar dalam menjawab kebutuhan akses transportasi masyarakat serta mempercepat konektivitas antarwilayah.

Selain itu, Pangdam juga melaksanakan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada warga. Ia turut menerima paparan dari Dandim 0808/Blitar terkait kondisi wilayah, progres pembangunan, serta berbagai tantangan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan perintah langsung Presiden RI melalui Kodim 0808/Blitar,” tegas Pangdam.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat akses ekonomi, pendidikan, dan konektivitas wilayah secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan meningkatkan distribusi hasil pertanian dan perdagangan, sekaligus mempermudah akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah tersebut.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Gerai KDKMP di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas lokal, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kunjungan kerja diakhiri dengan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program yang telah dilaksanakan. Diharapkan, berbagai upaya tersebut mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjadi model pembangunan terintegrasi yang dapat diterapkan di wilayah lain.

(Pewarta: Ifa)