Surabaya, 22 Juli 2025, Integritasnews.my.id - Dalam semangat kebersamaan dan sinergi antarlembaga penegak hukum, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., bersama seluruh jajaran serta Bhayangkari, menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 kepada seluruh insan Kejaksaan Republik Indonesia. Peringatan yang jatuh setiap tanggal 22 Juli ini menjadi momen reflektif sekaligus afirmatif bagi seluruh elemen hukum di Indonesia untuk memperkuat komitmen dalam menegakkan hukum yang adil, profesional, dan modern.
Mengusung tema nasional “Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”, Hari Bhakti Adhyaksa tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan panggilan moral bagi seluruh institusi hukum untuk bergerak cepat, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman yang kian kompleks.
Dalam pernyataan resminya, AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan harapan dan apresiasinya terhadap kinerja Kejaksaan yang selama ini menjadi mitra strategis Polri, khususnya dalam proses penegakan hukum yang menyeluruh dan berintegritas.
“Kami mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-64. Kejaksaan adalah garda terdepan dalam proses hukum yang objektif dan berkeadilan. Kami di Polres Pelabuhan Tanjung Perak senantiasa siap bersinergi, berkolaborasi, dan mendukung penuh langkah-langkah strategis Kejaksaan dalam membangun penegakan hukum yang modern dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ungkap AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H.
Ucapan tersebut juga menggambarkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045, di mana hukum bukan lagi sekadar alat represif, melainkan instrumen pembangunan dan perlindungan hak rakyat secara menyeluruh.
Penegakan Hukum Modern: Sebuah Keniscayaan
Transformasi hukum di era digital dan globalisasi menuntut lembaga penegak hukum untuk tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional. Diperlukan reformasi struktural, inovasi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar hukum tidak tertinggal dari dinamika masyarakat.
Dalam konteks ini, AKBP Wahyu menegaskan bahwa Polri dan Kejaksaan memiliki tanggung jawab historis dan strategis dalam mengawal supremasi hukum, menciptakan kepastian hukum, dan menjaga marwah keadilan di tengah tantangan zaman.
“Penegakan hukum modern harus adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, budaya hukum masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi hukum yang progresif dan humanis. Kolaborasi antarlembaga adalah kuncinya,” tambahnya.
Dukungan Penuh Bhayangkari: Dari Keluarga Untuk Negeri
Tak hanya dari sisi operasional, dukungan juga datang dari Bhayangkari sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Keterlibatan Bhayangkari menunjukkan bahwa semangat Hari Bhakti Adhyaksa juga dirasakan hingga lini keluarga, sebagai penyemangat bagi para penegak hukum dalam menjalankan tugas mulianya.
Ketua Bhayangkari Ranting Pelabuhan Tanjung Perak menyatakan dukungannya terhadap kiprah Kejaksaan dan seluruh aparat hukum yang bekerja tanpa lelah demi keadilan dan kepastian hukum di negeri ini.
Penutup
Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 bukan sekadar penanda usia institusi, melainkan momentum kebangkitan untuk mempercepat langkah-langkah reformasi hukum. Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas, sinergi antara Polri, Kejaksaan, dan seluruh elemen hukum menjadi pondasi utama bagi lahirnya tatanan hukum yang bersih, transparan, dan berpihak pada keadilan substantif.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan seluruh jajarannya beserta Bhayangkari turut menguatkan langkah tersebut demi hukum yang membela rakyat dan Indonesia yang bermartabat.
Pewarta: Ifa Integritasnews.my.id
Editor: Redaksi Integritas News
