IntegritasNews.my.id – Pewarta Ifa
Jakarta, Jumat (29/8/2025) – Situasi aksi lanjutan yang digelar masyarakat di kawasan Plaza Atrium kembali memanas. Ribuan massa yang sejak pagi memadati area sekitar, meneriakkan yel-yel protes sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan penegakan hukum yang dianggap semakin timpang.
Awalnya, jalannya aksi berlangsung damai. Para pendemo menyuarakan aspirasi dengan orasi, membawa spanduk, dan menyerukan tuntutan mereka. Namun, menjelang siang, ketegangan mulai terlihat ketika aparat keamanan berusaha membubarkan konsentrasi massa. Suasana kian memanas setelah dorong-dorongan tidak terhindarkan, hingga akhirnya terjadi chaos di area Plaza Atrium.
Sejumlah saksi mata menuturkan bahwa kekacauan dipicu oleh gesekan kecil yang kemudian meluas. Asap dari flare dan teriakan massa menambah dramatisasi situasi. Beberapa pengendara ojek online (ojol) yang hadir untuk solidaritas turut serta dalam barisan aksi, mengibarkan atribut mereka sebagai simbol perjuangan rakyat kecil.
Di tengah riuhnya suasana, muncul sindiran tajam dari massa yang menyebut “Bos Termul… tepuk tangan,” sebagai kritik keras terhadap pemimpin yang dinilai hanya menonton penderitaan rakyat tanpa solusi nyata. Sindiran itu disambut dengan teriakan lantang dan tepuk tangan massa, menggambarkan rasa frustrasi yang memuncak.
Kondisi ini memperlihatkan semakin jauhnya jarak antara suara rakyat dengan pengambil kebijakan. Rakyat meminta keadilan, namun yang mereka hadapi justru barikade. Rakyat menuntut kejelasan masa depan, namun yang datang adalah kekacauan di jalanan.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun kerugian materiil akibat bentrokan di kawasan Atrium. Aparat keamanan masih bersiaga penuh, sementara sebagian massa memilih bertahan dan meneruskan aksi mereka.
Aksi lanjutan ini menjadi potret nyata bahwa suara rakyat tak bisa dibungkam. Semakin ditekan, semakin keras pula mereka bersuara. Plaza Atrium hari ini bukan sekadar lokasi demonstrasi, melainkan simbol perlawanan atas ketidakadilan yang dirasakan banyak kalangan.
IntegritasNews akan terus memantau perkembangan terkini dari lapangan dan menyajikan kabar terbaru kepada pembaca.
