Integritasnews.my.id – Surabaya.
Rabu malam (20/8/2025), jajaran struktural Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Tandes menggelar rapat konsolidasi sekaligus sosialisasi pengurusan ranting. Acara yang dipusatkan di Warung Alas Cak Gundul, Tubanan Indah 16 itu dihadiri Ketua PAC PP Tandes, Sabar Damanik, SH, jajaran KSB ranting, srikandi, serta perwakilan kader dari berbagai ranting se-Kecamatan Tandes.
Agenda utama rapat adalah pembentukan panitia pemilihan anak cabang (anakcab) yang direncanakan akan digelar pada September mendatang, sekaligus mendengar laporan serta masukan dari masing-masing ranting.
Konsolidasi untuk Soliditas
Dalam arahannya, Ketua PAC Sabar Damanik menegaskan pentingnya konsolidasi kader menjelang musyawarah anak cabang. Menurutnya, seluruh ranting harus ikut terlibat aktif dalam proses ini agar kepengurusan periode 2025–2028 berjalan kokoh.
“Saya tekankan, malam ini bukan hanya rapat seremonial. Semua ranting wajib ambil bagian dalam proses kepanitiaan dan pemilihan. Ini kerja kolektif. Jangan ada yang hanya menjadi penonton,” ujar Sabar dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehadiran kader adalah bentuk komitmen. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kehadiran bisa mencapai 90 orang, maka pada periode ini ia meminta setiap ranting minimal menghadirkan 10–20 orang.
Pembentukan Panitia dan Penegasan Struktur
Dalam forum tersebut, Sabar Damanik menugaskan sekretaris ranting untuk terlibat langsung di kepanitiaan, disamping menunjuk figur senior sebagai pengarah. Nama-nama seperti Haji dan Tomi disebut akan membantu jalannya kepanitiaan musyawarah anak cabang.
Selain itu, sejumlah posisi struktural juga dibacakan hasil konsolidasinya, antara lain:
Ketua Ranting Banjar Sugian: Devi Kriswanto
Wakil Ketua: Lukman Fathoni
Sekretaris: Hanafi
Wakil Ketua lain: Suparto Ris
Sedangkan untuk periode 2025–2028, disebutkan pula formasi yang melibatkan Mbak Munfiatun (Ketua), Jaya Prasetyo (Wakil Ketua), Siswanto (Sekretaris), serta Miswatir (Bendahara).
Menariknya, dalam bidang komunikasi, informasi, dan media massa, muncul nama Ifa sebagai kader yang diusulkan untuk menggantikan posisi sebelumnya.
Keputusan di Tangan Musyawarah
Sabar juga menyinggung mekanisme pengambilan keputusan di tubuh organisasi. Berdasarkan AD/ART, keputusan diambil melalui musyawarah mufakat, namun jika tidak tercapai, maka diputuskan lewat suara terbanyak.
“Saya tegaskan, keputusan harus dijalankan dengan mufakat. Tapi kalau tidak ada titik temu, suara terbanyak yang akan jadi pijakan. Itu aturan organisasi yang harus kita hormati,” jelasnya.
Ia menambahkan, segala hasil rapat malam itu akan segera diketik dan disahkan secara resmi untuk dilaporkan ke MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya, agar tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.
Pesan untuk Kader
Di akhir rapat, Sabar kembali menegaskan pentingnya disiplin dan keterlibatan kader. Menurutnya, tanpa partisipasi aktif seluruh ranting, Pemuda Pancasila Tandes tidak akan mampu menghadapi dinamika dan agenda besar organisasi ke depan.
“Kita tidak punya banyak waktu. September harus sudah ada panitia musyawarah anak cabang. Maka malam ini kita putuskan bersama. Jangan sampai ada yang abai. Ini momentum membuktikan loyalitas kita kepada organisasi,” tutupnya.
Catatan Redaksi
Rapat PAC Pemuda Pancasila Tandes malam itu berlangsung hangat, penuh diskusi, namun tetap dalam semangat kebersamaan. Konsolidasi ini menjadi penanda keseriusan struktur PAC Tandes dalam mempersiapkan regenerasi dan pemantapan organisasi menuju periode 2025–2028.
Reporter: Ifa | Integritasnews.my.id

