Www Integritasnews my id
Jember, 31 Agustus 2025 Di tengah hiruk pikuk suasana politik nasional yang kerap diwarnai aksi demonstrasi berujung ricuh, masyarakat Desa Bangsal Sari, Kabupaten Jember, justru memilih jalan berbeda. Alih-alih larut dalam aksi anarkis, warga desa ini mengekspresikan semangat kemerdekaan melalui karnaval HUT ke-80 RI yang penuh kreativitas.
Berbagai atraksi budaya, parade kostum kreasi, hingga pawai kebersamaan ditampilkan dengan antusias. Semangat itu sekaligus menjadi pesan moral: aspirasi rakyat tidak harus ditunjukkan dengan cara membakar atau merusak, melainkan bisa melalui kegiatan positif yang menghibur sekaligus memperkuat persatuan.
Sikap kritis masyarakat tetap tampak dalam berbagai simbol yang ditampilkan. Kritik terhadap gaya hidup pejabat yang arogan serta ketidakpekaan terhadap kondisi rakyat tersampaikan lewat satire kreatif. Namun, semua dilakukan dalam nuansa damai dan penuh kegembiraan.
“Bagi kami, merdeka artinya bebas bersuara, tapi tetap menjaga kedamaian. Karnaval ini wujud nyata rakyat bisa bersatu, menyampaikan pesan, tanpa harus menyakiti atau melukai,” ujar salah satu tokoh pemuda setempat.
Dengan langkah ini, Bangsal Sari seolah memberikan teladan bahwa suara rakyat bisa tetap lantang tanpa harus menimbulkan korban maupun kerugian. Sebuah pesan sederhana namun kuat: bahwa persatuan dan kreativitas jauh lebih berharga daripada kekacauan.
(Ifa)
