Oleh: Ifa – Integritasnews.my.id
Surabaya — Ketua PAC Pemuda Pancasila Wiyung, Budi Raharjo, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kader berkualitas. Hari ini, ia secara resmi memberangkatkan Dafid Firmansya untuk mengikuti Diklat Bela Negara, sebuah proses pendidikan ideologis dan kedisiplinan yang diperuntukkan bagi kader terpilih.
Keberangkatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, namun menjadi simbol bahwa PAC Wiyung serius menyiapkan generasi penerus yang siap berdiri di garis depan menjaga kehormatan Pemuda Pancasila dan kedaulatan NKRI. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, munculnya kader muda seperti Dafid Firmansya menghadirkan harapan baru bagi proses regenerasi yang progresif.
Ketua PAC Wiyung Budi Raharjo menegaskan bahwa diklat tersebut merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter, militansi, serta loyalitas kader terhadap ideologi Pancasila dan organisasi.
"Kita tidak hanya mencetak kader banyak, tetapi mencetak kader berkualitas. Dafid kami tugaskan dan berangkatkan membawa nama PAC Wiyung, membawa marwah loreng, dan membawa harapan organisasi. Pulang nanti harus menjadi kader yang matang, disiplin, dan siap mengabdi," tegasnya penuh semangat.
Dukungan penuh datang dari jajaran pengurus dan anggota PAC Wiyung saat pelepasan. Raut bangga terlihat ketika Dafid melangkah mantap dengan seragam kebesarannya. Misi ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan ideologi, mental dan karakter — sebuah awal dari tanggung jawab besar sebagai kader Pemuda Pancasila.
Diklat Bela Negara diharapkan menjadi kawah candradimuka yang menempa dirinya menjadi kader yang lebih siap, lebih tangguh, dan lebih loyal dalam membawa nama organisasi. Sepulangnya nanti, Dafid diharapkan mampu menularkan ilmu dan semangat perjuangan kepada rekan-rekan sesama kader.
Keberangkatan ini menjadi sinyal kuat: PAC Wiyung tak pernah kehabisan pejuang muda untuk menjaga nilai-nilai Pancasila dan soliditas organisasi.
