SURABAYA – Hitungan mundur menuju perayaan 4th Anniversary BSD Community semakin dekat. Lima hari menjelang pelaksanaan acara yang akan digelar pada 17-18 Juni 2026 di Villa Agape, Pacet, Mojokerto, semangat kebersamaan dan solidaritas antaranggota komunitas terus terasa semakin kuat.
BSD Community yang dikenal sebagai BSD (Bukan Sedulur Driver) merupakan komunitas yang menghimpun para driver online maupun offline dari Surabaya dan berbagai daerah sekitarnya. Berdiri sejak 15 Maret 2022, komunitas ini tumbuh menjadi salah satu wadah persaudaraan yang aktif dengan hampir 100 anggota aktif hingga saat ini.
Di bawah kepemimpinan Adam Mawardi bersama Sandi Suryo Putro atau yang akrab disapa Abah Putra, BSD Community tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku transportasi, tetapi juga berkembang sebagai ruang kolaborasi yang memperkuat hubungan sosial, memperluas jaringan usaha, dan meningkatkan kualitas sumber daya para anggotanya.
Perayaan ulang tahun keempat tahun ini mengusung tema “Together We Grow Stronger”. Ketua Panitia, Heidy Bramantyo, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai representasi perjalanan komunitas yang terus berkembang dan semakin solid dari tahun ke tahun.
“Tema ini kami angkat sebagai harapan agar BSD Community terus menjadi wadah positif bagi para driver online maupun offline untuk tumbuh bersama, saling mendukung, dan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Momentum anniversary kali ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bertambahnya usia komunitas, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama. Berbagai persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu untuk memastikan kegiatan berjalan sukses dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh anggota yang hadir.
Ketua BSD Community, Adam Mawardi, menegaskan bahwa kegiatan anniversary merupakan bagian dari komitmen komunitas dalam menjaga dan mempererat ikatan persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi utama organisasi.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh anggota BSD Community untuk ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan demi suksesnya acara. Kebersamaan yang telah terjalin selama ini adalah kekuatan terbesar yang harus terus dijaga dan dirawat,” ungkap Adam.
Menurutnya, keberadaan BSD Community bukan hanya tentang profesi sebagai driver. Lebih dari itu, komunitas ini telah menjadi keluarga besar yang mampu menghadirkan rasa saling memiliki, saling membantu, dan saling menguatkan di tengah dinamika kehidupan para anggotanya.
Perayaan anniversary keempat ini juga akan semakin meriah dengan dukungan sejumlah donatur yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara. Panitia telah menyiapkan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada anggota yang hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan.
Selama empat tahun perjalanan, BSD Community dikenal aktif menggelar berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi anggotanya. Mulai dari olahraga bersama, kopi darat (kopdar), kegiatan sosial, hingga aktivitas kerohanian yang bertujuan memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Tidak hanya itu, komunitas ini juga menjadi ruang berbagi informasi dan pengalaman seputar dunia transportasi online, usaha travel dan tour, peluang bisnis, hingga berbagai dinamika yang dihadapi para driver di lapangan. Interaksi tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan wawasan serta membuka peluang baru bagi para anggota.
Memasuki usia keempat tahun, BSD Community terus menunjukkan eksistensinya sebagai komunitas yang mengedepankan solidaritas, loyalitas, dan semangat kekeluargaan. Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan yang membuat komunitas ini tetap bertahan dan terus berkembang di tengah perubahan zaman.
Dengan semangat persaudaraan yang terus dijaga, BSD Community berharap perayaan anniversary kali ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun komunitas yang lebih besar, lebih solid, dan semakin bermanfaat bagi seluruh anggota maupun masyarakat luas.
Semangat itu tercermin dalam semboyan yang terus mereka gaungkan:
“Salam Seduluran Driver Online, Seduluran Saklawase, Kebeh Sedulur.”
Pewarta: Thimotius Andrianto

