Surabaya | Integritasnews.my.id – Semangat solidaritas kembali ditunjukkan insan pers Indonesia. Seorang jurnalis, Diori Parulian Ambarita (Ambar), hingga kini masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Bekasi, Jawa Barat, setelah diduga menjadi korban penganiayaan secara beramai-ramai saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
Peristiwa tersebut menjadi keprihatinan berbagai kalangan, khususnya sesama wartawan. Kekerasan terhadap jurnalis dinilai bukan hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap kemerdekaan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Sebagai bentuk kepedulian, Aidin, Pimpinan Redaksi Raden Media.id, mengeluarkan ajakan terbuka kepada seluruh rekan-rekan jurnalis di Indonesia untuk bersama-sama memberikan bantuan sukarela kepada Diori Parulian Ambarita guna membantu biaya pengobatan dan proses pemulihan.
"Saya mengajak seluruh rekan-rekan jurnalis di mana pun berada untuk menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk solidaritas kepada saudara kita Diori Parulian Ambarita yang saat ini masih menjalani perawatan akibat dugaan penganiayaan saat menjalankan tugas peliputan," ujar Aidin.
Menurut Aidin, profesi wartawan memiliki risiko tinggi di lapangan. Karena itu, ketika ada rekan seprofesi yang menjadi korban saat menjalankan tugas jurnalistik, sudah sepatutnya seluruh insan pers saling menguatkan.
"Besar kecilnya bantuan bukan menjadi ukuran. Yang paling utama adalah kepedulian dan rasa persaudaraan sesama wartawan. Saya yakin kebersamaan insan pers akan menjadi penyemangat bagi saudara kita untuk segera pulih," ungkapnya.
Dalam surat ajakan tersebut, Aidin juga menyampaikan bahwa bantuan dapat dikirim langsung melalui DANA atas nama Diori Parulian Ambarita (Ambar). Para donatur diimbau untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada nomor yang telah dicantumkan sebelum mengirimkan bantuan agar penyaluran berjalan dengan baik.
Aidin berharap, kepedulian yang diberikan para jurnalis maupun masyarakat dapat meringankan beban korban beserta keluarganya di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung.
"Semoga saudara kita Diori Parulian Ambarita segera diberikan kesembuhan dan keadilan dapat ditegakkan. Mari kita tunjukkan bahwa insan pers selalu hadir, saling mendukung, dan tidak membiarkan rekan berjuang sendirian. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dengan tulus dan ikhlas," tutupnya.
Selain menggalang solidaritas, berbagai pihak juga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap jurnalis tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Keselamatan wartawan saat menjalankan tugas peliputan merupakan bagian penting dalam menjaga kemerdekaan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi.
Pewarta: Ifa
Editor: Integritasnews.my.id
