Cetak ASN Tangguh, Ditjenpas Kawal Ketat Orientasi CASN 2024 di Surabaya

 


Surabaya, Integritasnews.my.id - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terus menegaskan komitmennya dalam membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tangguh dan berintegritas tinggi sejak hari pertama pengabdian. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Orientasi Calon ASN (CASN) Pemasyarakatan Formasi 2024 yang digelar di Graha Unesa, Surabaya, Senin (2/6), dengan pengawasan langsung dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono.

Ratusan peserta dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur tampak memenuhi halaman lokasi kegiatan. Mereka mengikuti Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) di bawah terik matahari sebagai pembuka rangkaian orientasi. Kegiatan fisik tersebut bukan hanya menuntut kekuatan fisik, tetapi juga menjadi ujian awal mental dan kebersamaan sebagai fondasi pembentukan karakter ASN Pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kakanwil Kadiyono menekankan bahwa orientasi bukan seremoni belaka, melainkan langkah awal untuk membentuk ASN yang profesional, loyal, dan berintegritas. “Latihan baris-berbaris bukan sekadar meluruskan barisan, tetapi meluruskan niat dan sikap sebagai abdi negara. Dari disiplin ini lahir semangat pelayanan dan loyalitas tinggi,” ujar Kadiyono tegas.


Didampingi Kabag Tata Usaha dan Umum, Ishadi Maja Prayitno, Kadiyono juga mengingatkan peserta agar menjauh dari segala bentuk pelanggaran dan praktik menyimpang. “Mental kalian sedang ditempa. Jika dari awal sudah punya komitmen kuat, ke depan kalian akan tahan uji. Integritas itu harga mati,” imbuhnya.

Menurut Ishadi, orientasi ini adalah bagian dari desain besar penguatan budaya kerja di lingkungan Ditjenpas. “Kami ingin mereka tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara mental dan etika. Karena ASN Pemasyarakatan adalah garda terdepan dalam menjaga nilai keadilan dan kemanusiaan di balik tembok,” jelasnya.


Meski dibuka dengan aktivitas fisik intens, para peserta tetap menunjukkan antusiasme luar biasa. Salah satu peserta mengaku mendapatkan banyak nilai positif dari kegiatan ini. “Kami belajar pentingnya kekompakan dan saling dukung. Capek, tapi kami merasa lebih siap,” ungkapnya.

Para instruktur dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang memandu LKBB turut mengapresiasi semangat para peserta. Mereka menilai generasi CASN tahun ini memiliki modal yang kuat untuk berkembang menjadi ASN unggulan. “Cepat tanggap, cepat menyesuaikan, dan semangat belajar mereka tinggi. Ini sinyal baik untuk masa depan Pemasyarakatan,” kata salah satu instruktur.


Orientasi CASN Pemasyarakatan 2024 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda padat, mulai dari pembekalan nilai-nilai dasar ASN, wawasan kebangsaan, penguatan integritas, hingga pengenalan teknis tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Ditjenpas berharap orientasi ini menjadi fondasi kuat dalam mencetak ASN yang tak hanya profesional, tetapi juga humanis dan memiliki karakter luhur dalam menjalankan tugas sebagai insan pengayoman.

( Ifa )