Www integritasnews my id
Surabaya,19 JUNI 2025 , Integritasnews.my.id — Sebuah tonggak penting dalam dunia akademik dan hukum kembali tercetak. Dr. Didi Sungkono, sosok yang dikenal luas atas dedikasinya di bidang hukum, secara resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.
Gelar akademik tertinggi ini diraih usai keberhasilannya mempertahankan disertasi bertajuk “Implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak dalam Sistem Peradilan di Indonesia”, yang mengupas secara kritis penerapan hukum perlindungan anak dalam sistem peradilan nasional—isu yang hingga kini masih menyisakan pekerjaan rumah serius bagi para penegak hukum dan pembuat kebijakan.
Pemimpin Redaksi Sindikat Post, Dedik Sugianto, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya, ia menyebut keberhasilan Dr. Didi bukan sekadar capaian akademik, melainkan representasi dari konsistensi intelektual dan dedikasi terhadap perubahan sosial melalui jalur hukum. “Ini bukan hanya soal gelar, ini adalah pernyataan sikap—bahwa hukum harus berpihak pada yang lemah, termasuk anak-anak,” tegas Dedik.
Disertasi Bernilai Strategis
Disertasi yang diajukan Dr. Didi Sungkono menjadi sorotan bukan hanya karena relevansinya, tapi juga karena keberaniannya membuka ruang diskusi tentang efektivitas implementasi UU Perlindungan Anak. Dalam kajiannya, ia mengungkap celah hukum, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan minimnya pemahaman aparat terhadap pendekatan keadilan restoratif yang semestinya menjadi arus utama dalam penanganan perkara anak.
“Anak yang berhadapan dengan hukum sering kali tidak mendapatkan perlakuan sesuai prinsip kepentingan terbaik anak (best interest of the child). Ini harus dikoreksi,” demikian cuplikan pemikiran kritis dalam disertasinya.
Lebih dari Gelar, Ini Mandat Sosial
Keberhasilan ini juga mempertegas posisi Dr. Didi Sungkono sebagai akademisi sekaligus praktisi yang memiliki suara signifikan dalam diskursus hukum nasional. Tak berlebihan jika publik kini menanti kiprah berikutnya, terutama dalam mendorong reformasi hukum yang lebih berpihak pada kelompok rentan.
“Gelar ini adalah kehormatan, tapi juga tanggung jawab. Saya berkomitmen untuk terus mengawal isu perlindungan anak secara serius,” ujar Dr. Didi saat ditemui usai sidang promosi doktornya.
Apresiasi dan Harapan ke Depan
Pencapaian ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak—keluarga, kolega, serta para akademisi yang mendampingi sepanjang proses studi doktoralnya. Namun yang paling penting, karya ilmiah ini diharapkan tidak berhenti di ruang akademik semata, melainkan menjadi pijakan perubahan di tingkat kebijakan dan implementasi hukum.
Sebagai seorang doktor, Dr. Didi kini memegang peran strategis untuk mengedukasi, mengadvokasi, dan menginspirasi generasi muda hukum Indonesia agar tetap berpijak pada nilai keadilan substantif.
Integritasnews.my.id mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini. Semoga ilmu, integritas, dan komitmen yang ditanamkan Dr. Didi Sungkono dapat terus menjadi cahaya di tengah tantangan hukum Indonesia yang kompleks dan dinamis.
( Ifa )
