Www integritasnews my id
Bangkalan – Suasana malam di Pantai Tengket Desa Maneron, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan terasa begitu semarak dan penuh kebersamaan. Lebih dari 300 warga berkumpul untuk mengikuti kegiatan budaya Malam Tera' Bulan dengan tema “Manceng Buambu Olle Sakembhu”. Acara ini menjadi salah satu wujud pelestarian budaya lokal sekaligus sarana memperkuat silaturahmi antar masyarakat dan pemerintah. Jumat (25/7/25).
Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB hingga 22.30 WIB ini diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan dengan penanggung jawab langsung Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, S.IP., M.H. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan, antara lain Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja’far, S.Ag., S.H., M.H., Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan, S.H., M.Tr.Opsla., Kapolsek Sepulu Iptu Wiwid (mewakili Kapolres Bangkalan), Para kepala OPD dan camat se-Kabupaten Bangkalan, Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Ibu Lutfiana Lukman Hakim, Para Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda se-Kecamatan Sepulu.
Acara dibuka dengan pembacaan basmalah dan lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pemberian penghargaan kepada para penyelenggara oleh Bupati Bangkalan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan upaya mereka menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menyampaikan bahwa kegiatan Malam Tera’ Bulan yang pertama kali digelar di Desa Maneron ini merupakan momentum penting untuk menjalin silaturahmi dan menggerakkan ekonomi masyarakat. "Malam tera' bulan ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi sarana silaturahmi, promosi UMKM, dan penguatan budaya lokal. Dengan ini, masyarakat bisa berkreasi, berinovasi, dan ikut serta dalam pembangunan berbasis kearifan lokal,” ujar Bupati.
Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan budaya seperti tari-tarian tradisional, pencak silat, dan sajian kuliner khas Madura, Soto Madura, yang turut menambah semarak suasana.
Dandim 0829/Bangkalan, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., menyambut baik kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mempererat hubungan TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kami siap mendukung upaya pelestarian budaya lokal seperti ini sebagai bagian dari pembinaan teritorial,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Acara ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan dan mampu menjadi daya tarik wisata budaya di wilayah Kecamatan Sepulu.
(Ifa)
