Transformasi Pelayanan Publik: Samsat Krian Tampilkan Wajah Baru yang Humanis dan Profesional


Sidoarjo, 17 Juli 2025 integritasnews my id – Udara pagi di Kantor UPTD Samsat Krian, Kabupaten Sidoarjo, terasa berbeda. Bukan hanya karena tertibnya antrean atau senyum ramah dari para petugas, tetapi karena atmosfer kantor yang kini benar-benar berubah. Sebuah lompatan besar dalam pelayanan publik tengah berlangsung di bawah kendali Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur.

Samsat Krian kini bukan sekadar tempat membayar pajak kendaraan bermotor. Kantor ini telah bertransformasi menjadi simbol pelayanan prima yang mengedepankan keramahan, kenyamanan, dan kepedulian sosial.

Mulai dari pintu masuk, setiap pengunjung disambut dengan senyum dan sapaan hangat petugas. Bahkan disediakan nasi bungkus dan air mineral secara cuma-cuma, sebuah hal kecil namun penuh makna bagi pelayanan publik yang berorientasi pada empati.


Pendekatan Humanis dalam Layanan

Salah satu wajib pajak, Budi, mengaku terkesan saat langsung diantar ke loket oleh petugas setelah menjelaskan keperluannya. "Saya dilayani dengan sopan, dijelaskan prosesnya dengan jelas, dan langsung dibimbing. Tidak berbelit-belit sama sekali," tuturnya.

Ruang tunggu kini jauh lebih nyaman, dengan sofa empuk dan aroma ruangan yang bersih serta menyenangkan. Fasilitas umum seperti kamar kecil, area merokok, dan tempat penitipan sepeda pun terawat dengan baik. Bahkan, tersedia ruang menyusui bagi ibu yang membawa bayi serta kursi roda bagi penyandang disabilitas.


Digitalisasi dan Inklusivitas

Mesin antrean digital juga sudah dioperasikan penuh, memastikan proses berjalan efisien meski dalam kondisi pengunjung membludak. Samsat Krian juga menyiapkan petugas khusus untuk mendampingi warga yang membutuhkan bantuan lebih, seperti lansia atau pasien dalam pemulihan kesehatan.

Menurut salah satu petugas, peningkatan pelayanan ini tidak lepas dari arahan Kasubnit Samsat Krian, Romaji, yang dikenal tegas namun sangat fokus pada pembenahan internal. "Beliau menekankan pentingnya pelayanan dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban," ucapnya.


Layak Jadi Role Model Jawa Timur

Kantor Samsat Krian kini menjadi representasi nyata dari reformasi birokrasi di level pelayanan masyarakat. Tidak hanya menghilangkan stigma lamban dan tidak ramah, tapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan profesionalisme.

Langkah progresif ini pantas dijadikan percontohan (pilot project) bagi seluruh unit pelayanan publik di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di tengah sorotan tajam publik terhadap kinerja birokrasi, apa yang dilakukan Samsat Krian adalah bukti bahwa perubahan itu mungkin—asal ada kemauan dan keberanian untuk memulai.

Harapannya, transformasi pelayanan ini tidak hanya berakhir di ruang tunggu Samsat, tetapi menjalar ke seluruh unit pemerintahan agar masyarakat Jawa Timur benar-benar merasakan manfaat nyata dari pelayanan prima yang berkeadilan dan bermartabat.

(Ifa)