LAMONGAN — Integritasnews.my.id | Pembangunan infrastruktur kembali menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong kemajuan desa. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi Jalan Poros Desa Miru–Jugo di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Minggu (27/10/2025).
Jalan sepanjang 3,2 kilometer dengan nilai anggaran Rp 4,23 miliar itu menjadi nadi baru bagi masyarakat setempat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga dan mempercepat distribusi hasil pertanian dari lahan produktif menuju pasar.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan jembatan menuju kesejahteraan.
“Pembangunan jalan ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Ketika akses warga lancar, ekonomi desa akan tumbuh, distribusi hasil pertanian menjadi efisien, dan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” ujar Khofifah dengan tegas.
Jalan poros Miru–Jugo selama ini menjadi akses vital bagi petani yang menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian dan perkebunan. Kondisi jalan sebelumnya yang rusak parah sering menghambat pengangkutan hasil panen, terutama pada musim hujan. Kini, dengan wajah baru jalan yang mulus dan kokoh, masyarakat mulai merasakan manfaat langsungnya.
Kepala Desa Miru, Slamet, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemprov Jatim yang terus memperhatikan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Sudah lama warga menantikan jalan ini diperbaiki. Sekarang petani bisa mengangkut gabah dan hasil bumi lebih cepat ke pasar. Biaya transportasi berkurang, waktu tempuh juga lebih singkat,” ujarnya.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan peningkatan jalan provinsi yang menjadi prioritas Gubernur Khofifah selama masa kepemimpinannya. Fokusnya bukan hanya di pusat kota, tetapi juga pada kawasan penopang ekonomi rakyat di pelosok desa.
Dengan akses yang semakin terbuka, wilayah Miru dan Jugo kini memiliki peluang lebih besar dalam meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian, perdagangan, dan UMKM lokal.
Gubernur Khofifah juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat desa dalam menjaga kualitas infrastruktur.
“Pembangunan tidak boleh berhenti di peresmian. Masyarakat perlu ikut menjaga dan memanfaatkan dengan bijak agar manfaatnya berkelanjutan,” tegasnya.
Rehabilitasi jalan poros Miru–Jugo menjadi simbol optimisme baru bagi masyarakat Lamongan. Jalan ini bukan sekadar menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka harapan baru bagi petani, pedagang, dan generasi muda desa untuk terus bergerak maju bersama Jawa Timur yang semakin sejahtera.
📰 Integritasnews.my.id – Media Suara Rakyat, Fakta Tanpa Rekayasa
✍️ Reporter: Ifa | Editor: Redaksi Integritasnews
