Www Integritasnews my id
Gresik – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan masyarakat terhadap potensi bencana di wilayah Kabupaten Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2025 yang bertempat di Balai Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait dan peserta latihan yang terdiri dari perangkat desa, linmas serta warga setempat.
Dalam rangkaiannya diawali dengan pembukaan resmi kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Kepala Desa Domas, serta Camat Menganti yang menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di wilayahnya.
Memasuki sesi utama, tim pemateri dari BPBD Gresik memberikan paparan mendalam mengenai berbagai upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta langkah-langkah penanganan cepat dalam menghadapi bencana alam, seperti banjir, kebakaran, dan tanah longsor.
Kepala BPBD Gresik, Bapak Sukardi, dalam sambutannya juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih tangguh menghadapi ancaman bencana.
“Kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Domas dapat menjadi contoh desa tanggap bencana di Kecamatan Menganti,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Serma Purnomo yang mewakili Danramil 0817/04 Menganti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk membentuk kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Terkait dengan itu, kami akan selalu siap bersinergi dengan BPBD, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung program tanggap bencana khususnya di wilayah binaan,” ujar Serma Purnomo.
Keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib serta penuh antusias dari peserta. Harapannya dengan pelatihan tersebut, mampu meningkatkan sinergi antar instansi dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tanggap bencana di Kabupaten Gresik.(Pen0817).
(Ifa)
