Oleh: Pewarta IFA — Integritasnews.my.id
Tepat • Lugas • Konsisten
Tapteng, IntegritasNews — Kepanikan melanda warga di Kelurahan Sibuluan Nauli dan Sibuluan Nalambok, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu pagi (terkini pukul 09.55 WIB), setelah banjir semakin meninggi dan merendam permukiman padat penduduk. Derasnya luapan air membuat banyak warga terjebak di dalam rumah tanpa kesempatan menyelamatkan diri.
Sejak dini hari, intensitas hujan yang tinggi memicu peningkatan debit air secara cepat, hingga merendam jalan-jalan utama dan gang-gang kecil. Kondisi ini membuat akses keluar dari wilayah tersebut semakin terbatas. Warga yang panik berusaha menyelamatkan diri dan keluarga ke lokasi yang lebih tinggi, namun tidak sedikit yang gagal keluar karena arus air kian kuat.
Situasi bertambah genting ketika laporan warga menyebutkan bahwa air terus naik dan mulai memasuki rumah-rumah yang sebelumnya masih aman. Anak-anak, lansia, serta perempuan menjadi kelompok paling rentan karena tidak mampu bergerak cepat dalam kondisi darurat ini.
Beny Erico, salah satu warga yang berada di lokasi, menyampaikan permohonan bantuan secara langsung melalui pesan yang diterima redaksi IntegritasNews.
“Mohon segera petugas datang. Polisi, BPBD, TNI, siapapun. Warga sudah kesulitan keluar, air makin naik. Kami butuh pertolongan cepat,” ujar Beny dengan nada cemas.
Sebagian warga kini berkumpul di Masjid Nurul Iman, yang dijadikan titik kumpul darurat lantaran berada di area lebih tinggi. Masjid tersebut menjadi tempat perlindungan sementara bagi keluarga yang berhasil menyelamatkan diri, sambil menunggu petugas tiba di lokasi.
Sementara itu, beberapa akses jalan dilaporkan tidak dapat dilalui karena arus air cukup deras. Sejumlah warga memilih bertahan di lantai dua rumah atau bangunan terdekat sebagai upaya bertahan hidup.
Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan dari BPBD Tapanuli Tengah, Polres Tapteng, TNI, dan unsur pemerintah setempat dikabarkan sedang menuju lokasi untuk melaksanakan proses evakuasi, pendataan, serta penanganan warga terdampak banjir.
Belum ada data resmi mengenai jumlah warga yang terdampak maupun korban jiwa. Namun laporan awal menyebutkan bahwa puluhan keluarga masih menunggu pertolongan dan membutuhkan penanganan segera.
IntegritasNews akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memberikan informasi terbaru terkait kondisi banjir di Sibuluan Nauli dan Sibuluan Nalambok.
Redaksi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari wilayah aliran kuat, serta mengikuti arahan petugas ketika proses evakuasi berlangsung. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama.
