Pembukaan Grissee 2 Pencak Silat Championship 2025, 1.775 Peserta Antar Pelajar Siap Unjuk Kemampuan

 


WwwIntegritasnews my id

Gresik — Suasana Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berubah menjadi lautan para pendekar pelajar saat Grissee 2 Pencak Silat Championship 2025 resmi dibuka. Kejuaraan akbar antar pelajar Kabupaten Gresik yang memperebutkan Piala Dandim Gresik ini diikuti oleh 1.775 peserta, menjadikannya salah satu event pencak silat terbesar di tingkat pelajar di Jawa Timur. Selasa, 25 November 2025

Acara yang digagas bersama IPSI Kabupaten Gresik dan Kodim 0817/Gresik ini bertujuan menumbuhkan semangat kompetitif, memperkuat karakter pelajar, serta melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Pembukaan acara diawali dengan sambutan penyelenggara, dilanjutkan dengan Pembacaan Sumpah Wasit dan Janji Atlet, yang menjadi penegasan komitmen seluruh peserta untuk menjunjung sportivitas, disiplin, dan kejujuran selama mengikuti pertandingan.

Sorak kagum penonton pecah saat para pesilat menampilkan Seni Pencak Silat IPSI Gresik, menampilkan perpaduan gerak, keindahan, dan kekuatan khas seni bela diri asli Nusantara tersebut.

Pada momen berikutnya, panitia memberikan penghargaan bagi sekolah yang mengirim peserta terbanyak pada tahun ini. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi sekolah lain agar semakin aktif dalam pembinaan atlet pelajar.

Dalam sambutannya, Kapten Caj M. Fikri Adha mewakili Dandim Gresik menyampaikan pesan inspiratif kepada para atlet muda. "Melalui Grissee 2 Pencak Silat Championship 2025 ini, kita ingin membangun generasi pelajar yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkarakter, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai luhur budaya bangsa. Kami bangga melihat antusiasme luar biasa dengan keikutsertaan 1.775 peserta dari seluruh penjuru Kabupaten Gresik," ujarnya.

Beliau menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya soal menang dan kalah, namun tentang membangun mental pelajar agar menjadi pribadi tangguh dan berprestasi.

Event ini berlangsung dalam dua gelombang, 25–28 November 2025 dan 9–11 Desember 2025 dengan Jumlah peserta yang mencapai 1.775 pelajar dari berbagai sekolah, perguruan, dan kecamatan di Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa pencak silat semakin diminati generasi muda.

Mereka akan bertanding dalam berbagai kategori usia dan kelas, meliputi tanding dan seni. Ajang ini sekaligus menjadi barometer peningkatan kualitas atlet pelajar di Gresik.

Dengan pembinaan yang konsisten melalui event-event seperti Grissee 2, diharapkan Kabupaten Gresik mampu mencetak atlet pencak silat yang kelak bisa bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Kejuaraan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, lembaga pendidikan, perguruan, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.(Pen0817).

(Ifa)