IntegtitasNews.my.id,Kabupaten Bandung – Dalam upaya mempererat hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah, Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) DPD Jawa Barat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Kamis (11/12/2025).
Kunjungan tersebut bertujuan membangun komunikasi yang harmonis dan sinergis, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik dapat tersaji secara tepat, berimbang, serta tidak menimbulkan ketidaknyamanan.
Kepala Desa Panenjoan, H. Asep Permana S.E, menerima langsung kedatangan Tim AKJII di ruang kerjanya. Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Terima kasih atas kedatangan insan pers dari Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia yang diwakili oleh Amad Ma’muri, Dedi Irawan, Ohim Setiawan, dan Holisoh. Kami menyambut baik silaturahmi ini,” ujar Kades Panenjoan dengan hangat.
Ia juga menilai koordinasi yang baik antara pemerintah desa dan insan pers sangat penting untuk mendukung kelancaran penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Koordinasi dengan AKJII tentu menjadi hal positif, karena akan membantu kami dalam berbagai hal, terutama terkait penyebaran informasi yang benar kepada publik. Ini sangat mendukung kinerja pemerintah desa,” tambahnya.
Sementara itu, Amad Ma’muri selaku perwakilan AKJII menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan terobosan untuk memperkenalkan kinerja jurnalistik kepada berbagai instansi pemerintahan di Kabupaten Bandung.
Menurutnya, pemerintah merupakan mitra strategis bagi insan pers, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta diperkuat oleh regulasi terkait dalam KUHP.
Silaturahmi ke berbagai instansi pemerintahan, lanjutnya, menjadi langkah penting untuk membangun sinergitas, memastikan hubungan kerja yang produktif, serta menciptakan kemitraan harmonis demi terciptanya karya jurnalistik yang bermanfaat dan berkualitas.
“Dengan terjalinnya hubungan yang baik, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman atau pemberitaan yang simpang siur dan tidak sesuai fakta,” pungkasnya.
Dedi 0boy
