Dukung Kearifan Lokal, Polres Bangli Gelar Lomba Penjor dalam Rangka Hut Bhayangkara ke 80

 


Www integritasnews my id

Bangli 18 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bangli menggelar Penilaian Lomba Seni Kearifan Lokal berupa Lomba Penjor Tradisi, Kamis 18/6/2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.45 WITA di Dusun/Br. Gaga, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli.

Lomba ini diikuti 42 Kepala Keluarga pengarep se-wilayah Br. Gaga. Seluruh penjor yang dinilai merupakan penjor tradisi atau penjor upacara khas Bali, yang menjadi simbol rasa syukur dan bakti umat Hindu.

Turut hadir sebagai tim juri:l dalam kegiatan Lomba Penjor kali ini diketuai oleh Kabag Log Polres Bangli Kompol I Kadek Suadnyana, S.H. -  sebagai Tim Juri 1, Kapolsek Bangli Kompol I Gst Made Sudarma Putra, S.Sos., S.H., M.A.P. - Juri 2  dan Wakapolsek Bangli AKP I Dewa Ketut Ngurah - Juri 3. 

Hadir pula Kanit Binmas Kompol I Wayan Sarta, Kanit Samapta AKP I Nengah Sukania, PS. Kanit Lantas Iptu I Ketut Karya, Prebekel Desa Tamanbali I Nyoman Suargita, S.H., Bhabinkamtibmas Aiptu A.A. Lestiawan, Kelian Adat Br Gaga I Nengah Subadra, serta pecalang dan personel Polsek Bangli. Total 20 orang terlibat dalam kegiatan ini.

Acara diawali apel dan penyampaian kriteria penilaian oleh tim juri. Selanjutnya juri berkeliling menilai langsung setiap penjor milik warga. Setelah penilaian selesai, tim juri melakukan konsolidasi untuk menetapkan hasil lomba yang akan diumumkan kepada para peserta.

Kabag Log Polres Bangli Kompol I Kadek Suadnyana, S.H seijin Kapolres Bangli AKBP James I.S., Rajagukguk, S.I.K., menyampaikan bahwa, lomba kearifan lokal ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap pelestarian budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Bali.

“ Lomba penjor tradisi bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap warisan leluhur. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, Polri hadir bersinergi dengan masyarakat menjaga nilai-nilai kearifan lokal agar tetap lestari dan diwariskan ke generasi penerus sebagai kekayaan budaya bangsa,” Ujar Kapolsek Bangli.

" Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Br. Gaga semakin termotivasi merawat dan melestarikan seni budaya tradisional, sehingga nilai luhur budaya Bali tetap hidup berdampingan dengan kemajuan zaman, " Harapannya.

Pewarta ifa