Surabaya, 30 Oktober 2025 | Pewarta: Ifa – Integritasnews.my.id
Gelombang keluhan masyarakat terkait kerusakan mesin sepeda motor usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite kini mendapat respon cepat dari Pertamina. Melalui unit operasional Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), perusahaan pelat merah tersebut membuka 17 posko pengaduan resmi di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab dan kesigapan Pertamina dalam menindaklanjuti laporan warga, yang dalam beberapa hari terakhir sempat menjadi sorotan publik, khususnya di Surabaya dan sekitarnya.
Delapan Posko di Surabaya dan Sidoarjo, Sisanya di Sejumlah Daerah Lain
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima redaksi Integritasnews.my.id, delapan dari tujuh belas posko tersebut berlokasi di Surabaya dan Sidoarjo. Sisanya tersebar di Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Kediri, serta Tuban.
Di Surabaya, posko pengaduan ditempatkan di empat titik, antara lain SPBU Jl. Arif Rahman Hakim, Jl. Kayoon, Jl. Wonorejo 1 Tandes, dan Jl. Kebonsari Tengah.
Sementara di wilayah Sidoarjo, posko serupa bisa ditemukan di SPBU Bungurasih, Tropodo, Jenggolo, dan Kraton Krian.
“Untuk masyarakat di luar lokasi posko resmi, tetap bisa menyampaikan laporan ke SPBU tempat terakhir melakukan pengisian BBM,” terang Ahad Rahedi, perwakilan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus dalam keterangannya.
Respons dan Permohonan Maaf dari Pertamina
Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kasus ini. Pihaknya menegaskan, proses investigasi dan uji laboratorium terhadap sampel Pertalite yang didistribusikan di Jawa Timur sedang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kualitas dan keamanan produk.
“Pertamina memastikan penyaluran BBM tetap berjalan lancar agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu,” ujar Ahad Rahedi.
Lebih lanjut, Pertamina menekankan bahwa seluruh distribusi bahan bakar selama ini telah melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat serta uji laboratorium sebelum diedarkan ke SPBU.
Saluran Pengaduan Resmi Dibuka untuk Publik
Masyarakat yang mengalami kendala serupa juga dapat melapor melalui kanal resmi Pertamina, yakni:
Call Center 135
Email: pcc135@pertamina.com
Instagram Direct Message: @pertamina.135
Pertamina menjamin seluruh laporan yang masuk akan diverifikasi, ditindaklanjuti, dan dianalisis secara transparan guna memastikan penyebab pasti dari insiden ini.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Fenomena munculnya keluhan massal terkait BBM jenis Pertalite ini memang cukup mengagetkan. Di berbagai daerah, sejumlah pemilik kendaraan mengaku mesin motornya mengalami gejala seperti mbrebet, kehilangan tenaga, bahkan sulit dihidupkan sesaat setelah pengisian.
Namun, pihak Pertamina meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik, sembari menunggu hasil investigasi resmi. Perusahaan juga memastikan bahwa jika ditemukan adanya indikasi kesalahan distribusi atau kualitas produk, langkah korektif akan segera dilakukan.
Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Publik
Kasus ini menjadi ujian tersendiri bagi Pertamina sebagai penyedia energi nasional. Transparansi dalam penanganan, komunikasi publik yang terbuka, serta tanggung jawab terhadap pelanggan akan menentukan sejauh mana kepercayaan masyarakat dapat dipertahankan.
Bagi masyarakat, informasi terkait posko pengaduan ini penting agar proses pelaporan dapat dilakukan di jalur resmi, bukan melalui media sosial yang sering kali menimbulkan simpang siur informasi.
Integritasnews.my.id akan terus memantau perkembangan hasil investigasi dan tindak lanjut dari pihak Pertamina. Publik berhak mendapatkan kejelasan dan kepastian bahwa setiap tetes bahan bakar yang dibeli — bukan hanya bernilai ekonomis, tapi juga aman dan sesuai standar mutu nasional.
📰 Media: Integritasnews.my.id
🕓 Tanggal: 30 Oktober 2025
✍️ Pewarta: Ifa – Surabaya
💬 Tepat, Lugas, Konsisten.
