Korem Sinergi Wujudkan Pendidikan Inklusif Lewat Sekolah Rakyat


Www Integritasnews my id

Surabaya – Komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif bagi seluruh anak bangsa kembali ditegaskan melalui kegiatan Open House Sekolah Rakyat yang dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, di Aula Gedung LPSP Lantai 9 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) 2, Jalan Raya Kampus UNESA, Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 084/Bhaskara Jaya diwakili Kasipers Kasrem 084/BJ, Letnan Kolonel Arm Drs. Safei, yang turut hadir bersama unsur pemerintah, perguruan tinggi, tenaga pendidik, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Sekolah Rakyat sebagai sarana pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

Open House Sekolah Rakyat menjadi momentum untuk memperkenalkan konsep pendidikan yang berpihak kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas. Suasana penuh kehangatan dan antusiasme tampak dari kehadiran para peserta, orang tua, tenaga pendidik, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan dunia pendidikan.

Di sela-sela kegiatan, Kasipers Kasrem 084/BJ menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan. Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata dalam mewujudkan pemerataan pendidikan sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya.

"Melalui Sekolah Rakyat, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, berakhlak mulia, serta memiliki rasa cinta tanah air. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera," ungkap Kasipers.

Lebih lanjut disampaikan, Korem 084/Bhaskara Jaya siap mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antara TNI, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan Open House ditutup dengan peninjauan fasilitas Sekolah Rakyat serta dialog interaktif antara para peserta dan penyelenggara. Diharapkan kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan menjadi pondasi lahirnya generasi penerus yang siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.(Penrem 084/BJ).

Pewarta ifa