SURABAYA | Integritasnews.my.id – Panitia pelaksana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan agenda nasional organisasi yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.
Rapat koordinasi panitia digelar pada Kamis (23/7/2026) pukul 12.00 WIB di Warung Mak Trim, Jalan Bung Tomo No.11, Ngagel Rejo, Wonokromo, Surabaya. Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan panitia yang terlibat langsung dalam persiapan Rakernas.
Hadir dalam rapat tersebut Ali Maskur dan Jumadi selaku Penanggung Jawab, Aidin, ST sebagai Ketua Penyelenggara, Ilyas sebagai Sekretaris, Syukur sebagai Bendahara, serta seluruh panitia dan rekan-rekan IJEN yang turut berpartisipasi dalam pembahasan agenda organisasi.
Dalam pembukaan rapat, Ketua Penyelenggara Aidin, ST memaparkan sejumlah poin strategis terkait kesiapan teknis maupun pembiayaan kegiatan. Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah penguatan kas organisasi sebagai penunjang kelancaran kegiatan Rakernas.
Selain itu, rapat juga menyepakati mekanisme pelaporan kegiatan bagi anggota yang telah menerima proposal kerja sama, yakni diwajibkan memberikan laporan perkembangan secara berkala melalui grup organisasi, termasuk publikasi dan penyebaran tautan berita IJEN sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kerja.
Melalui musyawarah yang berlangsung dinamis, para peserta rapat juga menyepakati kebijakan pembagian kontribusi sebesar 20 persen dari hasil pengajuan proposal kepada instansi atau pihak terkait bagi anggota yang terlibat langsung dalam proses penggalangan dukungan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Penyelenggara juga menyampaikan bahwa lokasi di sekitar Warung Mak Trim dinilai strategis dan representatif untuk dijadikan pusat koordinasi kegiatan maupun sekretariat bersama organisasi ke depan.
"Yang paling penting adalah kebersamaan. Tempat ini cukup strategis dan dapat menjadi pusat koordinasi yang efektif untuk memperkuat komunikasi antaranggota dan panitia," ungkap Aidin di hadapan peserta rapat.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (DPP IJEN), Ali Maskur, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras seluruh panitia yang terus bergerak mempersiapkan Rakernas I IJEN.
Menurut Ali Maskur, Rakernas mendatang bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat eksistensi dan pengembangan organisasi secara nasional.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Jenderal dan Ketua Panitia yang terus bekerja keras mempersiapkan Rakernas. Agenda ini menjadi momentum besar bagi pengembangan organisasi yang sah, profesional, dan semakin dikenal luas oleh masyarakat," ujar Ali Maskur.
Ia menegaskan bahwa soliditas dan kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
"Kita harus kompak, harus bersatu, dan saling mendukung. Organisasi ini milik kita bersama. Karena itu, seluruh pengurus dan anggota harus menjaga semangat kebersamaan serta membangun kerja sama yang baik demi kemajuan IJEN," tegasnya.
Ali Maskur juga meminta jajaran pengurus untuk segera menindaklanjuti sejumlah kebutuhan administrasi organisasi, termasuk penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta pembaruan Surat Keputusan (SK) kepengurusan terhadap personel yang sudah tidak aktif agar roda organisasi berjalan lebih efektif dan profesional.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Rakernas I IJEN dirancang menjadi agenda berskala nasional yang akan menghadirkan berbagai tokoh penting dari berbagai kalangan. Karena itu, seluruh elemen organisasi diminta bekerja lebih maksimal demi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Rakernas pertama ini harus menjadi tonggak sejarah perjalanan IJEN. Saya ingin seluruh anggota menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan semangat yang tinggi agar organisasi ini semakin besar, kuat, dan diperhitungkan di tingkat nasional," katanya.
Ali Maskur juga mengajak seluruh keluarga besar IJEN untuk menjadikan Rakernas I sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membangun masa depan IJEN yang lebih maju dan profesional.
Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Berbagai masukan dan gagasan konstruktif mengemuka sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan Rakernas I IJEN yang diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran jurnalis independen di Indonesia.
Sebagai bentuk penguatan identitas organisasi dan semangat perjuangan bersama, dalam rapat tersebut juga diperkenalkan Anthem IJEN berjudul "Satu Arah, Satu Pena". Lagu tersebut menggambarkan semangat persatuan, pengabdian, profesionalisme, serta komitmen insan IJEN dalam menjaga kebenaran dan menyuarakan aspirasi masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan identitas organisasi dan semangat perjuangan bersama, dalam rapat tersebut juga diperkenalkan Anthem IJEN berjudul "Satu Arah, Satu Pena". Lagu tersebut menggambarkan semangat persatuan, pengabdian, profesionalisme, serta komitmen insan IJEN dalam menjaga kebenaran dan menyuarakan aspirasi masyarakat.
Lirik lagu yang sarat makna itu menjadi simbol semangat kebersamaan seluruh anggota IJEN dari berbagai daerah di Indonesia dalam menyongsong Rakernas I yang akan digelar pada Oktober 2026.
Penggalan lirik, "Bagai bambu yang terjalin kuat, takkan patah walau dunia berat. Satu tujuan, satu jiwa, menjaga kebenaran selamanya," dinilai mencerminkan tekad kuat organisasi untuk terus tumbuh, menjaga integritas, serta mengawal informasi yang akurat dan bertanggung jawab bagi masyarakat.
Penggalan lirik, "Bagai bambu yang terjalin kuat, takkan patah walau dunia berat. Satu tujuan, satu jiwa, menjaga kebenaran selamanya," dinilai mencerminkan tekad kuat organisasi untuk terus tumbuh, menjaga integritas, serta mengawal informasi yang akurat dan bertanggung jawab bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan seluruh pengurus dan anggota, Rakernas I IJEN diharapkan mampu melahirkan berbagai program strategis yang berdampak positif bagi perkembangan organisasi, peningkatan kapasitas insan pers, serta penguatan peran jurnalis dalam menjaga demokrasi dan kepentingan publik.
Pewarta : IFA
