Disnaker Surabaya Buka Sertifikasi Tukang Bersertifikat BNSP Gratis, Ketua PAC Tambaksari S. Rizal Ajak Warga Manfaatkan Kesempatan Emas


Wwwintegritasnews my id

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja sektor konstruksi. Melalui program Sertifikasi Tukang Bersertifikat BNSP yang dilaksanakan secara gratis, para tukang di Kota Pahlawan kini memiliki kesempatan memperoleh pengakuan kompetensi secara nasional.

Program ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan tenaga kerja tukang yang dilakukan pada Desember 2025. Sertifikasi dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026, dengan batas akhir pendaftaran Jumat, 10 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.

Disperinaker Surabaya mengajak seluruh warga yang telah masuk dalam database tukang untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut, mengingat kuota yang tersedia masih sekitar 50 peserta.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya fotokopi KTP Surabaya, SKTM bagi peserta yang dipersyaratkan, pas foto berwarna latar merah atau biru, foto saat bekerja apabila ada, serta ijazah terakhir jika tersedia. Pendaftaran dapat dilakukan melalui narahubung Happy (081331000299) atau Agus (085102178131).

Program sertifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta daya saing para pekerja konstruksi. Dengan memiliki sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), para tukang akan memiliki nilai tambah dalam dunia kerja dan peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan pada berbagai proyek pembangunan.

Ketua PAC Pemuda Pancasila Tambaksari, S. Rizal, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para pekerja di bidang konstruksi.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya melalui Disperinaker yang membuka program Sertifikasi Tukang Bersertifikat BNSP secara gratis. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para tukang untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki," ujar S. Rizal.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang telah masuk dalam database tukang, agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut karena kuota peserta masih terbatas.

"Saya mengajak seluruh warga, khususnya para tukang di wilayah Tambaksari dan Surabaya pada umumnya, segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Sertifikat kompetensi bukan hanya meningkatkan kepercayaan pengguna jasa, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," ungkapnya.

Lebih lanjut, S. Rizal berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional.

"Kami berharap program seperti ini terus diperluas agar semakin banyak tenaga kerja konstruksi di Surabaya yang memiliki sertifikasi resmi. Dengan SDM yang berkualitas, pembangunan daerah juga akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional," tutup S. Rizal.

Program Sertifikasi Tukang Bersertifikat BNSP ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.

Pewarta: Ifa

Media: Integritasnews.my.id