BADUNG | Integritasnews.my.id – Transformasi pelayanan publik terus bergerak menuju sistem yang lebih modern, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai melalui kolaborasi strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. yang menghadirkan layanan pengantaran paspor langsung ke alamat pemohon melalui fitur GoSend.
Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula Kantor Imigrasi Ngurah Rai pada Senin (6/7/2026) itu menjadi langkah nyata dalam memperkuat digitalisasi pelayanan keimigrasian. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas layanan pemerintah di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap dokumen perjalanan.
Melalui sistem baru ini, masyarakat yang telah menyelesaikan seluruh tahapan penerbitan paspor tidak lagi harus datang kembali ke kantor imigrasi hanya untuk mengambil dokumen. Paspor dapat dikirim langsung melalui layanan GoSend dengan mekanisme yang telah disiapkan secara aman, terukur, dan dapat dipantau secara digital.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus terus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan layanan yang mudah diakses, efisien, transparan, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
"Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, layanan pengantaran paspor melalui aplikasi Gojek diharapkan mampu memberikan kemudahan sekaligus efisiensi bagi masyarakat," ujar Bugie.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah kerja sama tidak berhenti pada proses penandatanganan dokumen, melainkan ditentukan oleh kesungguhan seluruh pihak dalam menjalankan setiap komitmen yang telah disepakati secara profesional, konsisten, dan bertanggung jawab.
"Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal lahirnya berbagai inovasi digital lainnya yang mampu memperkuat birokrasi modern, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi integritas pelayanan publik," ungkapnya.
Dari pihak Gojek, kerja sama tersebut dipandang sebagai bentuk sinergi positif antara dunia usaha dan pemerintah dalam menghadirkan solusi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Manajemen Gojek mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan menyatakan siap mendukung penguatan layanan publik berbasis teknologi.
Tingginya antusiasme masyarakat Bali dalam mengurus paspor menjadi salah satu alasan utama lahirnya inovasi tersebut. Kuota permohonan paspor harian yang hampir selalu terpenuhi membuat kebutuhan akan sistem distribusi dokumen yang lebih praktis menjadi semakin penting.
Melalui layanan GoSend, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan dalam menerima paspor, tetapi juga mendapatkan jaminan keamanan dokumen negara melalui sistem pelacakan lokasi secara real-time. Dengan fitur tersebut, pemohon dapat memonitor perjalanan dokumen hingga tiba di tujuan sehingga proses distribusi berlangsung lebih transparan dan memberikan rasa aman.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mendorong percepatan reformasi birokrasi berbasis digital. Pemanfaatan teknologi diyakini mampu memangkas proses administratif, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menciptakan pengalaman layanan publik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, Gojek juga menyatakan komitmennya untuk memperluas dukungan terhadap berbagai layanan keimigrasian, termasuk pengembangan pelayanan pada Immigration Lounge. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan ekosistem pelayanan publik yang semakin modern, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan terbangunnya kolaborasi antara Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan Gojek, pelayanan pengurusan paspor memasuki babak baru yang mengedepankan kemudahan akses, kecepatan layanan, keamanan dokumen, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai fondasi utama pelayanan publik di Indonesia.
Pewarta: Ifa
