Refleksi Jumat Wage: Mawas Diri, Perbanyak Amal Baik dan Jauhi Narkoba demi Menjaga Jati Diri Bangsa


Surabaya | Integritasnews.my.id – Memasuki Jumat Wage, 31 Juli 2026 yang bertepatan dengan 16 Safar 1448 Hijriah, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjadikan setiap perjalanan hidup sebagai momentum introspeksi, memperkuat nilai spiritual, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dalam penanggalan Jawa, Jumat Wage memiliki makna filosofis yang sarat pesan moral. Salah satunya tertuang dalam ungkapan, "Wekdal yuswa tumerap sepuh, kedah tansah mawas diri lan kathah ngamal becik," yang berarti ketika usia semakin bertambah, setiap insan hendaknya semakin mampu mengendalikan diri, memperbanyak amal kebajikan, serta menjaga kehormatan dan martabat dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut dinilai tetap relevan di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari penyalahgunaan narkoba, lunturnya nilai-nilai kebangsaan, hingga menurunnya kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Pewarta Ifa menilai bahwa semangat mawas diri harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi nasihat yang dilupakan.

"Momentum Jumat Wage hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat keimanan, menjauhi narkoba, menjaga persatuan, serta kembali kepada jati diri Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa. Bangsa yang kuat lahir dari masyarakat yang berakhlak, sehat, dan saling menghormati," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif maupun informasi yang dapat memecah persatuan.

"Marilah kita isi kehidupan dengan karya yang bermanfaat, memperbanyak amal kebaikan, menjaga kerukunan, serta menjadi teladan bagi generasi penerus. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan kepada seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Momentum Jumat Wage diharapkan menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebajikan, kejujuran, dan kepedulian sosial merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang berintegritas, maju, dan bermartabat.

Pewarta: Ifa