10 Ribu Massa PSHT Siap Turun ke Jalan, Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Penganiayaan dan Pembacokan Anggota


Surabaya | Integritasnews.my.id

Kota Surabaya diperkirakan akan menjadi titik konsentrasi massa pada Jumat (31/7/2026) menyusul rencana aksi damai yang akan digelar Komunitas Arus Bawah PSHT Jawa Timur. Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang telah dilayangkan kepada Kapolrestabes Surabaya, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai sekitar 10.000 orang.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas dugaan kasus penganiayaan dan pembacokan terhadap salah seorang anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diduga melibatkan oknum debt collector.

Surat pemberitahuan bernomor 022/AD-PSHT/VII/2026 itu ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya sebagai bentuk pemberitahuan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam surat tersebut dijelaskan, massa akan mulai berkumpul di kawasan Basra pada pukul 13.00 WIB, kemudian bergerak menuju lokasi yang disebut sebagai markas debt collector di kawasan Jalan Teuku Umar sebelum melanjutkan aksi ke Mapolrestabes Surabaya untuk menyampaikan tuntutan kepada aparat penegak hukum.

Adapun tuntutan utama massa adalah meminta kepolisian segera menangkap dan memproses hukum pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa penganiayaan dan pembacokan terhadap anggota PSHT.

Besarnya estimasi peserta membuat aparat keamanan diperkirakan akan melakukan pengamanan secara maksimal, termasuk pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur aksi guna mengantisipasi kemacetan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Masyarakat Surabaya juga diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menyesuaikan rute perjalanan apabila terjadi pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Di sisi lain, masyarakat diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tetap menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa aksi yang digelar merupakan aksi damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan dorongan terhadap penegakan hukum atas kasus yang menjadi perhatian mereka.

Sementara itu, Integritasnews.my.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Polrestabes Surabaya terkait kesiapan pengamanan maupun perkembangan penanganan laporan yang menjadi tuntutan massa. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun penyelenggara aksi.

Pewarta: Ifa

Editor: Redaksi Integritasnews.my.id