Dialog "Desak Presiden" Siap Digelar, Bahas Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo dan Efisiensi Kabinet


Jakarta | Integritasnews.my.id – Forum diskusi publik bertajuk "Dialog Desak Presiden!" akan digelar pada Minggu (2/8/2026) di Kedai Tempo Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Agenda ini mengangkat tema "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo: Reshuffle dan Efisiensi Kabinet Gemuk".

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah akademisi, pengamat, dan tokoh nasional untuk membedah berbagai kebijakan pemerintahan selama dua tahun terakhir, mulai dari efektivitas kabinet, peluang reshuffle, hingga efisiensi tata kelola pemerintahan.

Acara akan diawali dengan sambutan Dr. M. Syukur Mandar, S.H., M.H. Selanjutnya, diskusi menghadirkan Dr. Saor Siagian, S.H., M.H., Prof. Dr. TB Massa Djafar, Eduardus Lemanto, Ph.D., dan Ray Rangkuti sebagai narasumber. Sementara Fuad Bawazier dan Haidar Alwi akan memberikan pandangan sebagai pembanding. Jalannya dialog dipandu oleh moderator Wahyu Triono KS., S.Pd., M.AP.

Dalam undangan resmi yang disampaikan Tim Sosmed Bang Syukur Mandar, panitia menegaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk membangun ruang diskusi publik yang kritis, objektif, dan konstruktif mengenai dinamika pemerintahan serta evaluasi terhadap kinerja kabinet.

"Kami mengundang Bapak untuk hadir sebagai narasumber pada Dialog Desak Presiden. Kehadiran Bapak akan menjadi kontribusi berharga bagi masyarakat dalam memahami isu-isu kebangsaan secara lebih mendalam," demikian isi undangan yang ditandatangani Tim Sosmed Bang Syukur Mandar.

Panitia berharap dialog tersebut dapat menjadi ruang pertukaran gagasan yang produktif sekaligus menghasilkan berbagai masukan bagi pemerintah dalam memperkuat efektivitas penyelenggaraan negara.

"Melalui forum ini, kami berharap lahir pandangan yang kritis, objektif, dan konstruktif sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap berbagai kebijakan pemerintah," tulis panitia dalam undangan tersebut.

Dialog ini diperkirakan menjadi perhatian berbagai kalangan karena mengangkat isu-isu strategis yang sedang menjadi pembahasan publik, terutama terkait evaluasi kabinet, efektivitas pemerintahan, dan arah kebijakan nasional pada dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo.

Pewarta: Ifa