Halal Bihalal Keluarga Besar Aliansi Madura Indonesia “Satu Darah, Satu Pergerakan, Satu Suku, Satu Perjuangan”


Pewarta: Ifa | Integritasnews.my.id

Surabaya — Keluarga besar Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan pada Jumat, 24 April 2026. Acara ini digelar di Hotel Mirozen dan dimulai pukul 15.30 WIB.

Mengusung semangat “Satu Darah, Satu Pergerakan, Satu Suku, Satu Perjuangan,” kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kebersamaan antar anggota.

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan seluruh hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dari jajaran pengurus. Suasana kekeluargaan tampak begitu kental, dihadiri oleh pengurus, anggota, serta tamu undangan dari berbagai unsur, termasuk aparat penegak hukum dan kalangan akademisi.


Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Baihaki Akbar, S.E., SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

“Yang paling berharga dalam hidup bukan harta atau jabatan, melainkan amal. Momentum ini menjadi pengingat agar kita terus menjaga silaturahmi dan saling memaafkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Halal Bihalal Aliansi Madura Indonesia, Samsudin, S.E., menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan serta dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Mohon maaf apabila dalam pelaksanaan masih terdapat kekurangan. Ke depan, kami berkomitmen menghadirkan kegiatan yang lebih baik dan lebih besar,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkai dengan seminar nasional yang mengangkat isu strategis terkait tindak pidana korupsi. Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, di antaranya aparat penegak hukum dari kepolisian, kejaksaan, praktisi hukum, serta unsur lainnya yang berkompeten di bidangnya.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa tindak pidana korupsi merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap tata kelola negara dan kesejahteraan masyarakat. Mereka juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi, penguatan integritas, serta peran aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari peserta, khususnya kalangan mahasiswa dan pemuda, yang menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu pemberantasan korupsi.

Kegiatan ini juga mengundang sejumlah insan media sebagai tamu undangan. Panitia menerapkan sistem undangan terbatas, di mana setiap tamu wajib membawa undangan resmi sebagai syarat akses masuk ke lokasi acara, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh peserta.

Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni pencak silat serta hiburan yang menambah semarak suasana. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kekompakan organisasi.

Melalui momentum Halal Bihalal ini, Aliansi Madura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat, memperkuat persatuan, serta mendorong terciptanya tata kelola yang bersih dan berintegritas.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran organisasi tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.