Surabaya, Integritasnews.my.id — Warga kawasan Sencaki, tepatnya di Pragoto Gang 1, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, digegerkan oleh peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Kamis pagi (23/04/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Seorang pria bernama M. Jais (57) ditemukan meninggal dunia dengan luka bacok parah di tubuhnya.
Peristiwa berdarah itu terjadi saat aktivitas warga mulai menggeliat. Suasana pagi yang semula tenang mendadak berubah mencekam setelah korban diduga diserang secara brutal di sebuah gang sempit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dari kejaran pelaku. Namun upaya tersebut berakhir tragis setelah korban terjatuh akibat serangan senjata tajam.
“Korban sempat lari, seperti dikejar. Tidak lama kemudian terdengar gaduh, lalu korban sudah tergeletak,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya.
Serangan yang berlangsung singkat itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Beberapa di antaranya memilih tidak keluar rumah karena khawatir dengan situasi yang belum kondusif.
Petugas dari Polsek Simokerto yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang guna mengamankan area, sementara sejumlah barang bukti telah dikumpulkan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih memburu pelaku yang diketahui melarikan diri usai kejadian. Terkait motif pembunuhan, polisi belum dapat memberikan keterangan pasti.
“Motif masih dalam pendalaman. Kami terus mengumpulkan keterangan dari para saksi serta bukti di lapangan,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi.
Di tengah ketidakpastian tersebut, berkembang dugaan di kalangan masyarakat bahwa peristiwa ini berkaitan dengan persoalan pribadi. Namun, aparat menegaskan bahwa semua kemungkinan masih terbuka dan akan ditelusuri secara menyeluruh.
Insiden ini menambah daftar kasus kriminal yang meresahkan warga di wilayah perkotaan Surabaya. Warga setempat pun berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan meningkatkan langkah-langkah pengamanan lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga mendorong adanya patroli rutin serta perbaikan fasilitas penerangan di kawasan permukiman guna mencegah kejadian serupa terulang.
Situasi di lokasi kini berangsur kondusif, meski rasa waswas masih dirasakan warga. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
(Redaksi Integritasnews.my.id | Jumat, 24 April 2026)
